Halloween (1978) : Ketika Ia Kembali di Suatu Malam

Courtesy of Compass International Picture, 1978

Note : Artikel ini saya ambil dari artikel saya di salah satu media opini, namun khusus untuk  pembahasan film Halloween (1978).

Tanpa bermaksud tidak respek dengan film lainnya, film Halloween karya John Carpenter yang dirilis di tanggal 25 Oktober 1978 adalah film yang paling pas untuk mewakili tradisi modern Halloween. Dengan judul dan premis yang sama, film ini menceritakan adanya peristiwa menyeramkan bertepatan dengan hari raya yang dimaksud. Berikut adalah sinopsis ceritanya :

Malam Halloween tahun 1963, seorang bocah bernama Michael Myers membunuh kakaknya sendiri, Judith Myers, dengan sebilah pisau dapur. 15 tahun setelah mendekam dan dirawat di sebuah sanitarium, tepatnya tanggal 30 Oktober 1978, Michael Myers berhasil kabur dan kembali ke rumah lamanya di kota kecil, Haddonfield.  Adalah Laurie Strode (diperankan oleh Jamie Lee Curtis) akan menjalankan tugasnya sebagai babbysitter, sedangkan kedua temannya, Annie dan Lynda, sibuk memikirkan apa yang akan mereka lakukan di malam Halloween.  

Akhirnya Laurie dan Lynda menjadi babbysitter dengan lokasi di masing-masing rumah yang hanya berseberangan satu sama lain. Mereka tidak menyadari adanya pembunuhan oleh Michael Myers di malam tersebut. Satu persatu teman Laurie dibunuh. Munculnya harapan, ada di pundak Dr. Loomis (diperankan oleh Donald Pleasance), seorang psikiater Michael yang merawatnya sejak kecil, yang dibantu oleh seorang sheriff, melacak dan mencegah Michael yang sudah mengincar Laurie dari dekat.



theofficialjohncarpenter.com

Film yang ditulis oleh John Carpenter dan produser Debra Hill dengan judul awal The Babbysitter Muders. Adalah Irwin Yablan dari Compass International Picture, sebuah studio independen, menyarankan cerita terjadi di malam Halloween dan mengganti judul film menjadi Halloween. Adalah juga Moustapha Akkad, seorang sutradara dan produser film yang mendanai film dengan biaya hanya sekitar 300,000 US$ dan hanya diproduksi selama empat minggu saja. 

Sedangkan John Carpenter juga hanya mendapatkan 10,000 US$ untuk menulis cerita dan naskah, menjadi sutradara dan komposer musik. Dengan keterbatasan biaya, kegiatan produksi pun harus memamakai trick khusus, seperti pembuatan topeng Michael Myers yang dimodifikasi dari topeng Captain Kirk (Star-Trek) yang diperankan oleh William Shatner. Film tersebut laris manis sebagai film horor independen dengan pendapatan, menurut situs Box Office Mojo domestik 47,000,000 US$ sedangkan menurut situs The Numbers  total seluruh dunia 70,000,000 US$. Film tersebut juga menuai kritik positif dari para kritikus top, seperti yang dilansir Rotten Tomatoes memiliki nilai 92% (bersertifikat fresh), sedangkan penilaian dari Metacritic memiliki poin 78 dari 100.

John Carpenter memang piawai dalam mengarahkan paduan akting, visual, sinematografi serta audio dalam menyusun dan mengembangkan atmosfir misteri, kengerian, ketegangan dan terkadang diselingi sedikit humor cerdas. Di awal adegan film, audiens disuguhi oleh gerakan kamera dan diajak untuk merasakan sebagai bocah Michael Myers yang memakai topeng, mengambil pisau dapur dan membunuh kakaknya. Dan setelah membunuh dan keluar rumah, langsung dihadang oleh kedua orang tuanya. 


Courtesy of Compass International Picture, 1978

Kamera lalu mengarah kepada sudut pandang audiens, menghadap Michael yang membuka topengnya dengan muka memiliki ekspresi tegang dan histeris, serta sorotan mata yang tajam dan mendatar. Atau adegan Laurie, Annie dan Linda yang baru pulang sekolah berjalan di sepanjang komplek perumahan, melewati rumah Michael dan tiba-tiba Laurie melihat sosok Michael dari kejauhan (dekat dengan pagar rerumputan yang tinggi). Mereka dengan penasaran dan ketakutan berusaha untuk melewati jalan tersebut, setelah beberapa saat Michael menghilang, atau jangan-jangan Michael bersembunyi di balik rerumputan tersebut, dan ketika mereka melewatinya, Michael akan menyerang dan membunuh mereka. 

Padahal adegan tersebut di siang hari, meski jalanan di kompleks dalam keadaan sepi. Atau adegan klasik pada saat Michael membunuh korban dengan menancapkan pisau dapur yang besar, dengan posisi korban tertancap pisau di dinding rumah. Lalu gerakan kepala yang miring dan ekspresi Michael di balik topeng, seakan-akan sedang menikmati tewasnya orang yang baru saja ia bunuh.  

Atau adegan kejar-kejaran Michael dengan Laurie di sebuah rumah, seperti ketika Laurie bangun dengan posisi terduduk dan ingin berdiri untuk melarikan diri, tidak jauh di belakangnya, kamera menyorot dengan jelas sosok Michael yang bangkit dari siumannya … bangkit dengan cepat dari posisi tidur menjadi duduk, dan yang pasti jarak antara mereka cukup dekat! Akting dan karisma seorang Donald Pleasance sebagai Dr. Loomis memang pas sebagai ‘sosok bapak’ dari usaha untuk mencegah pembunuhan yang dilakukan Michael terhadap Laurie.

Courtesy of Compass International Picture, 1978

Film Halloween adalah suatu terobosan dan benchmark bagi film-film dengan sub genre slasher horror lainnya di kemudian hari. Dengan memasukkan elemen supernatural –setting ceritanya terjadi di malam Halloween- dan menghadirkan karakter antagonis, Michael Myers, film ini menyajikan atmosfir horor yang begitu mencekam dan menegangkan, ditambah dengan pemakaian topeng yang menambah kesan misterius, sesuatu yang tersembunyi di balik wajahnya. 

Original score
 atau komposisi musik yang dimainkan oleh John Caprenter, menurut saya merupakan salah satu tema musik horor terbaik sepanjang masa. Jenis musik yang terasa begitu ‘menusuk’ aura dan indera audiens langsung dimulai pada saat opening credits, di beberapa sekuens cerita, hingga ending credits. Padahal Carpenter hanya menekan tombol-tombol tuts pada keyboard, tanpa ada iringan orkestra. Film ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu genre slasher horror terbaik sepanjang masa, tanpa mengumbar banyak adegan kekerasan dan darah yang berlebihan. 

Esensinya adalah film ini membentuk sub culture akan tradisi modern Halloween itu sendiri. Dan tentunya Michael Myers dengan topeng khas, baju setelan ala teknisi bengkel serta sebilah pisau dapur besar, berhasil menjadi salah satu ikon terkenal sepanjang masa pula … don’t you agree with that, heyyy Freddy, Jason, Leatherface??? … Satu hal terkahir yang tak kalah pentingnya, Michael Myers sendiri memiliki retribusi untuk 'membunuhi' orang di setiap malam Halloween. Lalu beranikah anda menyaksikan filmnya sendirian di malam hari?


Score : 4 / 4 stars

Halloween | 1978 | Horor, Slasher, Thriller Pemain: Donald Pleasance, Jamie Lee Curtis, P.J. Soles, Nancy Loomis | Sutradara: John Carpenter | Produser: Debra Hill | Naskah: John Carpenter, Debra Hill Musik: John Carpenter | Sinematografi: Dean Cundley | Distributor: Compass International Picture, Falcon International Picture Negara: Amerika Serikat | Durasi: 91 Menit


Baca juga : John Carpenter : Sang Maestro Independen | Escape from New York (1981) : Melarikan Diri dari Permainan Berbahaya | Halloween (2018) : Revitalisasi Sekuel Orisinal | 11 Film "Halloween" yang Perlu Anda Ketahui
     

Popular Posts