Skip to main content

Posts

Featured

Metropolis (1927): Figur Mediator Dua Dunia

Parufamet The Mediator between head and hands must be the heart! Tagline tersebut merupakan premis utama dari salah satu film fiksi ilmiah pertama yang mewarisi generasi selanjutnya hingga sekarang, mengisahkan saga epik petualangan seorang mediator yang bermula dari sebuah insiden menuju petualangan diantara dua dunia. Film Metropolis yang diproduksi oleh Jerman pasca Perang Dunia I dan berada dalam periode Weimar (Sistem Negara Federasi), mempengaruhi sejumlah film fiksi ilmiah legendaris dan dijadikan template standar dari berbagai aspek yang ada. Sempat mengalami kerguan kritik pada saat penayangannya, Metropolis yang berada dalam periode film bisu dan menghabiskan biaya tinggi, sangat dipengaruhi gaya akan aliran Jerman Ekspresionis. Di tahun 2001 film ini masuk dalam UNESCO’s of the World Register , sedangkan narasinya berkisah tentang sebuah kota fiktif yang berada dalam masa depan dystopia dengan mengambil sejumlah tema dari Injil, Kapitalisme, Fasisme, serta Komunisme. Di

Latest Posts

Lifeforce (1985) : Film yang Mematahkan Legenda Vampir

The Hunt (2020): Horor Faktual Peperangan Dua Kubu Amerika

Wonder Woman 1984 (2020): Ilusi Semu dalam Era Nostalgia

It’s a Wonderful Life (1946): Indahnya Makna Dibalik Kepahitan

Head to Head: Freaky Friday 1976 vs 2003

Gremlins (1984): Mahluk Lucu Menjadi Monster Seram