Skip to main content

Posts

Featured

Gie (2005) : Catatan Perjuangan Aktivis Kemanusiaan Menentang Tirani

“Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan”

Sebelum film biopic-nya berjudul Gie dirilis tahun 2005 silam, sebagai generasi yang tumbuh masih di era Orde Baru, saya tidak pernah mendengar nama Soe Hok Gie. Maka, setelah mengetahui sedikit informasi mengenai figur dan sepak terjangnya, baru saya mulai memahami hal tersebut.

Soe Hok Gie adalah seorang aktivis tanah air keturunan Tionghoa yang lantang menyuarakan perjuangan kemanusiaan menentang tirani dan kediktatoran dalam dua pemerintahan sekaligus, yakni Orde Lama (Presiden Sukarno) dan Orde Baru (Presiden Suharto) di era 60’an, sebuah peralihan sejarah politik kelam Republik Indonesia.

Sejak beliau duduk di bangku sekolah pun, memiliki pendirian keras melalui kritik terhadap guru yang otoriter. Jalan karir Gie yang gemar menulis dan mendaki gunung, mulai terwujud dalam gerakan independen menentang kekisruhan politik saat itu, terkait konflik antara militer dengan PKI menjelang lengsernya Sukarno.

Gie yang sejak remaja…

Latest Posts

Rekomendasi 10 Film Perang tentang Kapal Selam

The Guns of Navarone (1961) : Upaya Menghancurkan Senjata Raksasa Nazi

Three Days of the Condor (1975): Petualangan Tiga Hari 'Sang Kondor'

Greyhound (2020): Sang Gembala di Tengah Ancaman Serigala

Coming to America (1988): Petualangan Sang Pangeran Menemukan Sosok Wanita Ideal

Richard Jewell (2019): Kecerobohan FBI dan Kesesatan Media