Silent Running (1972) : Aku dan Lingkungan

Courtesy of Universal Pictures, 1972

Apapun istilahnya, tapi film ini sudah jelas menyampaikan pesan inti : CINTAILAH PRODUK-PRODUK … EEEH, LINGKUNGAN ALAM MAKSUDNYA!

Saya sudah lama membaca sinopsis filmnya di sumber dari segala sumber –meski belum tentu 100% akurat- yakni, mbah wikipedia. Namun saya kala itu tidak terlalu fokus dan agak melupakan film tersebut menceritakan apa, yang pasti itu adalah film science fiction yang bertemakan luar angkasa, ala 2001 : A Space Odyssey atau Star Wars, dan tentunya dibumbui aksi laga. Silent Running adalah sebuah film ber-genre science fiction drama dengan setting jauh di masa depan, ketika planet bumi kita yang tercinta sudah mengalami kerusakan ekologi akibat suhu yang teramat tinggi, sehingga tidak ada lagi lingkungan alami seperti keadaan saat ini.

Diceritakan, adanya pesawat kargo luar angkasa yang memuat beberapa unit kubah lingkungan alam –seperti kebun mini, lengkap dengan pepohonan, tanaman serta binatang piaraan- sedang mengorbit di sekitar Planet Saturnus. Adalah Freeman Lowell (Bruce Dern), seorang ahli botani dan ekologi sekaligus salah satu kru pesawat, yang antusias dengan menghidupkan proyek lingkungan alam di dalam kubah-kubah tersebut, guna merestorasi alam pada saat nanti kembali ke Bumi. 

Pada akhirnya, semua pesawat kargo tiba-tiba mendapat perintah dari pusat komando untuk kembali ke Bumi dan harus menghancurkan kubah-kubah tersebut. Lowell yang begitu mencintai proyeknya dan memiliki visi ke depan, frustasi akan kondisi tersebut. Konflik pun terjadi antara Lowell dengan kru lainnya. Dibantu oleh beberapa unit drone –robot pembantu- Lowell mengupayakan segala cara untuk tetap mempertahankan kubahnya.

Courtesy of Universal Pictures, 1972

Jujur, ketika kemarin saya tonton filmnya, cukup membosankan! Ritme yang boleh dibilang mendatar, meski ada beberapa titik ketegangan yang dibangun perlahan namun efektif dalam pengaturan adegan demi adegan, maksudnya tidak ada drama berlebihan. Satu hal yang paling menarik perhatian, tentu akting Bruce Dern sebagai seorang pecinta lingkungan yang cenderung agak sedikit ‘psikopat’, tatap mata yang misterius serta ‘membahayakan’, sehingga kita tidak pernah mengetahui apa yang ia lakukan berikutnya per adegan.  

Saya jadi teringat, ketika ia berperan sebagai tokoh psikopat antagonis di film thriller, Black Sunday (1977). Intinya, kita tidak bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh seorang Freeman Lowell.

Untung saja film tersebut hanya berudurasi sekitar 1,5 jam! Jika tidak, mungkin saya akan skip atau tidak menuntaskannya hingga habis. Dan juga film tersebut tertolong oleh keindahan sinematografi –lagi-lagi- ala masterpiece nya Stanley Kubrick, 2001 : A Space Odyssey (1968). Selidik punya selidik, sang sutradara Douglas Trumbull, pernah jadi supervisor efek spesial di film yang sudah saya sebutkan, pantas saja! 

Yang paling menarik perhatian adalah drone, unit robot yang entah bagaimana caranya bisa ‘dihidupkan’ dengan baik sekali, padahal pada jaman itu, masih terdapat keterbatasan teknologi. Saya sempat berpikir, film animasi Wall-E (2008) dan R2D2-nya Star Wars, mungkin terinspirasi dari sini. Demi menguatkan pesan, film tersebut disisipkan oleh beberapa lagu dari musisi Joan Baez, yang juga seorang aktivis lingkungan hidup.

impawards.com

Well, secara keseluruhan, film ini lumayan untuk dinikmati dengan rasa kebosanan yang mulai melanda. Bagi pecinta film action, jangan harap ada beberapa adegan spektakuler, yang ada hanya beberapa ledakan biasa saja. Kekuatan film ini jelas ada pada betapa pentingnya akan ketergantungan kita pada lingkungan alam untuk kita pelihara. Juga hubungan manusiawi antara manusia dengan drone digambarkan secara gamblang dan apa adanya. Pada akhirnya, ending yang cukup mengejutkan dengan pesan yang jelas dan kuat, sekokoh prinsip tokoh utamanya.

Score : 2.5 / 4 stars

Silent Running | 1972 | Fiksi Ilmiah, Drama, Thriller | Pemain: Bruce Dern, Cliff Potts, Ron Rifkin, Jesse Vint  | Sutradara: Douglas Trumbull | Produser:  Michael Gruskoff, Marty Hornstein, Douglas Trumbull | Penulis: Deric Washburn, Michael Cimino, Steven Bochco | Musik: Peter Schickele | Sinematografi: Charles F. Wheeler | Distributor: Universal Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 89 Menit 

Popular Posts