Lucas (1986) : Cinta Salah Kaprah

Courtesy of 20th Century Fox, 1986

Apa jadinya jika seorang anak remaja yang sedang mengalami pubertas, naksir sama seorang gadis remaja yang usianya lebih tua? Jawabannya ada di sebuah film drama romantis yang mengisahkan lika-liku remaja berjudul Lucas. Judul film itu mengambil nama karakter utamanya yang dibintangi oleh teen idol era 80’an bernama Corey Haim, serta turut dibintangi oleh Kerri Green, yang di support oleh pemeran film Platoon di tahun yang sama, yakni Charlie Sheen, serta debut penampilan Winona Ryder.

Film Lucas menceritakan tentang remaja nerd berusia 14 tahun bernama Lucas (Corey Haim) yang tertarik dengan berbagai macam serangga, seorang remaja penyendiri namun pintar alias kutu buku. Suatu hari, Lucas bertemu dengan gadis pendatang baru berusia 16 tahun bernama Maggie (Kerri Green) dan ia pun diam-diam tertarik kepada Maggie.

Teman sekelas Lucas bernama Rina (Winona Ryder) pun diam-diam menyukai Lucas, namun sinyalnya tidak direspon oleh Lucas. Sementara sekelompok kakak kelasnya yang merupakan tim football sekolah, sering mem-bully Lucas, namun dibela oleh kapten tim, yakni Cappie (Charlie Sheen). Maggie yang tidak memiliki teman, bersimpati pada Lucas, serta mengetahui bahwa Cappie memiliki hutang budi kepada Lucas setelah ia sempat sakit dan pelajaran sekolahnya dibantu oleh Lucas.

Cappie dan Maggie lambat laun saling tertarik dan menjalin hubungan romantis, padahal saat itu Cappie telah memiliki kekasih bernama Alise (Courtney Thorne-Smith), namun hubungan keduanya tidaklah mulus. Karena sering di-bully, Lucas tidak menyukai tim football dan mencibir cheerleaders, namun ia kecewa terhadap Maggie yang akhirnya bergabung ke dalam tim cheerleaders.

Lucas tidak menyadari bahwa ketertarikannya kepada Maggie adalah sebuah kesalahpaman, karena Maggie menganggap Lucas adalah tidak lebih sebagai sahabatnya, sehingga Lucas pun nekat bergabung dengan tim football untuk menunjukkan kemampuannya sekaligus ingin menaklukan hati Maggie.

impawards.com

Film Lucas adalah sebuah kisah remaja romantis yang begitu sederhana dalam penyampaian pesan akan narasi yang ingin ditunjukkan, melalui penyajian sangat menarik dari awal hingga akhir jalan ceritanya. Dengan setting di sebuah kota kecil dan karakterisasinya, mengingatkan saya akan film drama remaja Stand by Me (1986), perbedaannya di film ini adalah film romansa.

Karakter Lucas sendiri yang diperankan sangat baik oleh Corey Haim, sepertinya ingin mengesankan pujaan hatinya yakni Maggie, dengan segala cara yang ia tempuh. Mulai dari pertemuan pertamanya, ia terpesona dengan sosok Maggie yang sedang bermain tenis. Kemudian ia mengetahui status sosial Maggie, saat mengendarai sebuah mobil mengantar Lucas pulang, maka Lucas pun menunjukkan kepada Maggie sebuah rumah besar tempat tinggal.

Courtesy of 20th Century Fox, 1986

Lucas mengajak Maggie menyelusuri sebuah lorong bawah tanah yang menembus pada lokasi sebuah konser musik klasik, lalu mereka berdua mendengarkan musik tersebut dari lorong bawah tanah dan itu merupakan salah satu adegan indah dan memorable di film ini. Lucas yang bergabung dengan kelas musik ingin mengajak Maggie bergabung, namun ia kecewa setelah Maggie bergabung menjadi cheerleader, maka dengan segala cara, Lucas pun nekat mengikuti pertandingan football antar sekolah yang menyebabkan terjadinya beberapa adegan konyol dan ditertawai oleh semua penonton. Selain itu tentunya Lucas semakin dikerjai oleh rekan-rekan seniornya.

Courtesy of 20th Century Fox, 1986

Di film ini tampak jelas, bahwa Lucas memaksakan sesuatu yang bukan keahliannya, dengan harapan untuk mengesankan sekaligus memenangkan hati Maggie yang malah prihatin terhadapnya. Sementara karakter Maggie yang diperankan Kerri Green, sempat kecewa sekaligus bertanya-tanya terhadap sikap Lucas yang tidak menyukai dirinya bergabung menjadi cheerleader yang stereotip dengan karakter gadis populer extrovert dengan status sosial lebih tinggi. Hal itu tentu saja kontras dengan ‘dunia introvert’ yang dihuni oleh Lucas.

Courtesy of 20th Century Fox, 1986

Namun karena Maggie memiliki kerendahan hati, maka ia tetap mengharapkan hubungan persahabatannya dengan Lucas tetap terjalin. Makanya Maggie merasa sedih dan prihatin ketika dalam beberapa adegan saat Lucas dikerjai oleh rekan-rekan seniornya dengan cara yang kocak namun terkesan ‘sadis’ dan tidak manusiawi. Sedangkan karakter Cappie sendiri yang diperankan Charlie Sheen berusaha untuk bijak sebagai penengah diantara rekan-rekannya yang jahil dengan Lucas yang memang keras kepala.

Keunggulan film Lucas terdapat pada jalan cerita yang enak dan menarik untuk diikuti, serta tentunya karakter sentralnya itu sendiri yang begitu kuat untuk diselami lebih dalam, sehingga mampu membuat audiens bertanya-tanya mengenai asal-usulnya atau background keluarganya. Ditambah dengan kekerasan hati karakter Lucas itu sendiri yang membuat penasaran akan lanjutan kisahnya hingga di akhir film.

Sebuah film romantis klasik yang patut untuk dinikmati.

Score : 4 / 4 stars

Lucas | 1986 | Drama, Romantis, RemajaPemain: Corey Haim, Kerri Green, Charlie Sheen, Courtney Thorne-Smith, Winona Ryder | Sutradara: David Seltzer  | Produser: David Nicksay, Kristi Zea | Penulis: David Seltzer   | Musik: Dave Grusin | Sinematografi: Reynaldo Villalobos | Distributor: 20th Century Fox Negara: Amerika Serikat | Durasi: 100 Menit



Comments