The Blues Brothers (1980): Penebusan Duo Musisi Melalui Komedi Musikal


the blues brothers penebusan duo musisi
Universal Pictures
"We’re on a mission from GOD".

Jika anda mencari film komedi musikal yang paling kocak dan paling seru, tentu saja The Blues Brothers menjadi pilihan satu-satunya yang boleh dibilang cukup komplit dari semua aspek perfilman yang ada.

Konsep "The Blues Brothers" sendiri awalnya berasal dari sebuah band yang mengusung genre musik blues dan soul yang dibentuk oleh Dan Aykyord dan John Belushi, sebagai pengisi acara Saturday Night Live di tahun 1978.

Band tersebut sempat membuat beberapa album, sebelum dan sesudah adaptasi filmnya dengan judul yang sama. Aykyord dan Belushi sendiri yang memiliki latar sebagai aktor komedian, mengisi posisi vokalis dalam band tersebut.

Hingga akhirnya mereka berdua juga yang menulis naskah yang mengisahkan petualangan fiktif akan band tersebut, dengan konsep komedi musikal, sesuai dengan genre R&B (Rhytm & Blues) dan Soul.

Selain disutradarai oleh John Landis yang berpengalaman dalam menangani sejumlah film yang cenderung komedi, The Blues Brothers diisi oleh para bintang tamu berupa musisi legenda seperti Aretha Franklin, James Brown, Cab Calloway, serta Ray Charles.

Selain itu Carrie Fisher yang namanya besar karena film Star Wars (1977) pun, juga aktor komedian John Candy, turut mendukung jajaran cast yang ada.

the blues brothers misi dari tuhan
Universal Pictures

Di tahun 1998, dirilislah sekuel filmnya berjudul Blues Brothers 2000, dengan kembalinya Dan Aykyord sebagai Elwood, namun sayangnya John Belushi telah lama meninggal di tahun 1982, sehingga digantikan oleh John Goodman. Film tersebut meski kembali digarap oleh Landis, namun performanya jauh lebih buruk.

Film The Blues Brothers menceritakan tentang seorang vokalis musik blues dan kriminal ringan bernama “Joliet” Jake Blues (John Belushi) mendapatkan pembebasan bersyarat, ia dijemput oleh ‘saudaranya’ bernama Elwood (Dan Aykyord) dengan mengendarai Bluesmobile, sebuah mobil eks-dinas polisi.

Mereka lalu mengunjungi panti asuhan yang membesarkan mereka. Melalui sang pengelolanya yakni Suster Mary “The Penguin” Sitgmata, mereka mengetahui bahwa panti asuhan tersebut terancam untuk ditutup terkait hutang pajak.

Maka Jace dan Elwood pun berencana untuk kembali melakukan pertunjukan musik sambil menggalang dana guna membayar hutang panti asuhan tersebut, sekaligus sebagai penebusan masa lalu.

Sementara Jake dan Elwood mencari dan mengajak kembali beberapa anggota band lama-nya hingga perjalanan mereka mulai konser, banyak pihak yang mengincar mereka, mulai dari pasukan polisi dan sheriff lokal, seorang wanita misterius (Carrie Fisher) yang mempersenjatai dirinya, pasukan Neo-Nazi, kelompok band aliran country, hingga pasukan tentara reguler!

komedi musikal the blues brothers
Universal Pictures

Saat menjelang kredit penutup pun, sudah sangat terasa akan aura yang begitu cool melalui visual dan adegan ikonik, saat duo musisi yakni Jake dan Elwood bertemu di depan komplek penjara.

Setelan jas hitam, topi fedora serta kacamata hitam, merupakan ikon "The Blues Brothers" itu sendiri yang mewakili karir mereka sebagai musisi blues sekaligus penyamaran mereka guna menghindar dari beberapa pihak yang mengejar mereka.

Juga tak ketinggalan mobil Dodge Monaco keluaran tahun 1974 eks-mobil polisi tersebut, menjadi daya tarik tersendiri, dengan mempertunjukkan kehebatan melompati sebuah jembatan dan kecepatan lajunya dari kejaran banyak mobil.

Film The Blues Brothers memiliki hampir semua keunggulan mulai dari storytelling, akting dan dialog, aksi dramatis, humor dan komedi, koreografi dan sinematografi, hingga kualitas musikal yang tidak main-main.

Kredibilitas akting komedi Belushi dan Aykyord tentu saja tidak perlu diragukan lagi sebagai ikon komedi populer di akhir 70’an dan awal 80’an, didukung oleh John Candy dan Fank Oz serta Carrie Fisher, juga muncul Steven Spielberg sebagai cameo.

ulasan sinopsis film the blues brothers
Universal Pictures

Selain itu musisi legenda blues dan R&B serta soul pun memainkan perannya dengan sempurna, mulai dari James Brown, Aretha Franklin, Cab Calloway hingga Ray Charles. Performa Aretha Franklin adalah yang terbaik di film ini, baik melalui akting drama maupun bernyanyi.

Di sepanjang cerita film, banyak sekali adegan menarik dan dikenang tentunya, saat di awal cerita pun tatkala Jake dan Elwood diusir oleh Suster Mary, tampak Suster Mary menutup pembicaraan dengan cara mundur, tanpa menggerakkan kaki dan pintunya otomatis tertutup setelahnya.

Adegan itu seperti parodi berbagai film horor reliji dan mengesankan sebuah sarkasme bahwa ada oknum dalam organisasi Katholik yang ternyata ‘menyeramkan’.

Adegan lagu dan tarian pujian dalam kebaktian yang dipimpin oleh Pendeta Cleophus (James Brown), termasuk karakter Jake dan Elwood yang terlibat dalam gerakan tarian tersebut, dibuat dengan begitu enerjik, meski terkesan lebay (seperti gerakan melompat dan salto seakan terbang), namun kepiawaian arahan John Landis membuatnya menjadi komedi artistik.

Beberapa adegan wanita misterius yang diperankan Carrie Fisher-pun tak kalah epik-nya, ketika ia menembakkan sebuah bazooka atau menekan tombol bom untuk meledakkan kediaman Elwood, atau menyemburkan api melalui flamethrower atau pula menembaki mereka dengan senjata M-16!

review film the blues brothers
Universal Pictures

Penampilan mengejutkan Ray Charles sebagai penjual instrumen musik pun terjadi saat ia menakuti seorang bocah yang hendak mencuri gitar di tokonya, melalui tembakan sebuah pistol.

Yang paling seru tentu saja berbagai sekuen pengejaran mobil, dimulai oleh sheriff di dalam mal yang berakibat porak-poranda, Jake dan Elwood menyenggol sepasukan Neo-Nazi di jembatan hingga tercebur ke sungai, hingga adegan pengejaran di jalan tol oleh sepasukan mobil sheriff.

Dalam puncak adegan ikoniknya yakni pengejaran oleh pasukan mobil polisi dalam kota di bawah jalur rel kereta metro, mirip dengan pengejaran dalam film The French Connection (1971), namun yang membedakan yakni hasil akhirnya yang lebih dahsyat!

Namun belum seberapa dibandingkan usaha Jake dan Elwood yang berlari-lari menuju sebuah gedung yang dikejar oleh pasukan sheriff, polisi kota, Neo-Nazi hingga tentara reguler!

Berbagai performa band "The Blues Brothers" pun disajikan dengan menarik, mulai dari kekacauan di Bob’s Country Bunker hingga pertunjukkan mereka di Palace Hotel yang disajikan secara impresif.

Film The Blues Brothers bukan hanya film komedi musikal biasa, namun sebuah petualangan seru yang menekankan penebusan duo musisi atas masa lalunya, untuk menyelamatkan panti asuhan di masa kecil mereka. Suatu usaha yang mulia, yang tercerahkan dari Atas Sana … A Mission from GOD!

Score: 4 / 4 stars

The Blues Brothers | 1980 | Petualangan, Komedi, Musikal | Pemain: John Belushi, Dan Aykyord, James Brown, Cab Calloway, Ray Charles, Carrie Fisher, Aretha Franklin, Henry Gibson, Charles Napier, John Candy | Sutradara: John Landis | Produser: Robert K. Weiss | Penulis: Dan Aykyord, John Landis | Sinematografi: Stephen M. Katz | Distributor: Universal Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 133 Menit

Comments

Popular Posts