Review Michael: Karir Michael Jackson dan Konflik dengan Sang Ayah
![]() |
| Universal Pictures, Lionsgate |
Sinema drama biopic review Michael tentang karir Michael Jackson dan konflik dengan sang ayah.
Penyanyi pop legendaris Michael Jackson berikut konflik dengan sang ayah yang membentuk karir sejak usia dini, terwujud dalam film layar lebar Michael.
Michael adalah film biopic layar lebar tentang perjalanan sang legenda musik raja pop Michael Jackson.
Premis cerita film ini dimulai dari era Jackson 5 hingga awal solo karir yang teramat sukses sehingga mendapatkan julukan "The King of Pop".
Inisiasi film Michael datang dari produser Graham King yang sukses fenomenal menangani film biopic Queen, Bohemian Rhapsody (2018).
Disutradarai Antoine Fuqua dan dituliskan John Logan, film Michael adalah yang terbaru setelah sebelumnya beberapa film televisi pernah ditayangkan.
Peran Michael Jackson diisikan sang keponakan sendiri, yaitu Jafaar Jackson, putra dari Jermaine Jackson, kakak kandung Michael Jackson.
Apakah film Michael mampu mencetak hits? Karena dirasa film ini tidak ada fenomena hype layaknya film Bohemian Rhapsody biopic Queen dan Freddie Mercury.
Michael mengisahkan keluarga Jackson dari kalangan kelas pekerja di Indiana tahun 1960'an. Sang ayah, Joe Jackson (Colman Domingo) memiliki watak keras dan disiplin terhadap anak-anak nya.
Ia menemukan bakat bermusik terhadap empat anaknya, Jackie, Tito, Jermaine, serta Marlon, sedangkan si bungsu Michael (Juliano Krue Valdi) sebagai vokalis utama.
![]() |
| Universal Pictures, Lionsgate |
Konflik sang ayah dan anak bungsu yaitu Michael sudah dimulai, karena Joe merasa Michael adalah penyangkal dan pemberontak dalam pembentukan bakat musik.
Dibalik konflik tersebut, sang ibu Katherine Jackson (Nia Long) berupaya menengahi, sekaligus paling dekat dengan Michael.
Dalam proses tersebut, Jackson 5 akhirnya mendapatkan label rekaman dari Motown Records dan sukses
Saat itulah Michael seringkali mendapatkan penganiayaan dari sang ayah, sehingga mendapatkan luka trauma saat ia telah dewasa (Jafaar Jackson).
Michael Jackson akhirnya berhasil keluar dari kontrol otoriter sang ayah, namun belum seutuhnya bahkan setelah bersolo karir melalui album sukses besar, Off The Wall (1979).
Momen bersejarah bagi Michael Jackson dan musik dunia, akhirnya terwujud setelah Michael merekrut John Branca (Miles Teller) untuk mengurusi semua rencana album berikutnya.
Sang ayah, Joe dipecat Michael, serta proses kreatif sepenuhnya dikendalikan Michael, hingga keluar album terlaris sepanjang masa, Thriller pada tahun 1982.
Konflik Michael dengan sang ayah belum kunjung usai, saat Joe diam-diam berkolaborasi dengan promotor Don King untuk rencana tur The Jacksons yang telah berganti nama dari Jackson 5 beserta kerjasama dengan Pepsi.
Tapi disisi lain, Michael rupanya sudah bertekad untuk menyampaikan hal terpenting dalam hidupnya untuk tujuan diri ke depan, melalui momen paling mengejutkan.
Selama dua jam durasi film, Michael sesungguhnya hanyalah potongan dari karir Michael Jackson mulai dari terbentuknya Jackson 5 hingga puncak solo karir melalui album Thriller.
![]() |
| Universal Pictures, Lionsgate |
Dua figur utama yang saling bertentangan yaitu Michael Jackson dengan sang ayah, Joe Jackson merupakan kontradiksi karir musik yang kemudian sukses menjadikan dirinya sebagai mega bintang pop dunia.
Juga ada dua bagian dalam alur cerita berkenaan dengan perjalanan Michael Jackson mulai dari kecil dalam Jackson 5, hingga beranjak dewasa terutama diawali dengan album solo karir terobosan yang sukses besar, Off The Wall.
Melalui film Michael ini, publik antar generasi lebih banyak yang akhirnya mengetahui latar belakang kesuksesan Michael Jackson hingga berstatus legenda pop dunia.
Sebelumnya, saya telah meyaksikan mini seri The Jacksons: An American Dream (1992), jadi setelah membandingkan dengan film ini, rasanya tidak beda jauh.
Melalui arahan sutradara Antoine Fuqua dan penulis John Logan, film Michael jelas hanya menampilkan potongan terpenting dalam karir Michael Jackson.
Selain itu, cerita Michael mengangkat konflik Michael Jackson dengan sang ayah, Joe Jackson diantara karir grup dan solo.
Agak disayangkan, ritme alur film ini dirasa cepat dalam transisi antar adegan, tapi juga ada adegan bermusik yang saya anggap durasi nya kelamaan.
Berdasarkan alur cerita, film Michael dibagi dalam dua bagian, pertama yaitu saat Michael Jackson kecil yang diperankan dengan sangat baik oleh Juliano Krue Valdi, termasuk karakter vokal saat bernyanyi.
Dalam masa itulah, Michael Jackson kehilangan masa kecil yang seharusnya bisa bermain, tapi alih-alih berbakat musik dipaksakan berlatih terus hingga terbentuk karakter dan top performa.
![]() |
| Universal Pictures, Lionsgate |
Ada dua sisi dilematis sebagai poin yang bisa diambil dalam narasi film Michael berdasarkan perjalanan nyata sang legendaris pop dunia ini.
Luka trauma masa kecil juga membentuk diri Michael Jackson hingga beranjak dewasa yang diperankan idealis oleh Jafaar Jackson, tak heran karena ia punya DNA keluarga.
Wajah, mimik dan ekspresi, suara, hingga gerakan Jafaar Jackson dirasa yang paling mendekati sosok sang paman yaitu Michael Jackson.
Ide "Neverland" dan kecintaan terhadap binatang, serta keprihatinan terhadap anak-anak, juga tertuang dalam film ini.
Sang ayah Joe Jackson sebagai sosok "antagonis" yang mengintimidasi dan menakutkan, diperankan dengan sangat meyakinkan oleh Colman Domingo.
Joe dianggap heroik karena berhasil mengeluarkan kemiskinan keluarga Jackson, tapi lupa diri dalam egoisme melalui kontrol absolut yang menghalangi tujuan hidup anak-anak nya.
Sedangkan sang ibu, Katherine Jackson diperankan sangat baik oleh Nia Long sebagai sang ibu yang bersahaja dan bijak, yang paling dekat dengan Michael sejak kecil hingga dewasa.
Dialog paling menohok kepada Joe disampaikan Katherine dalam babak ketiga menuju akhir cerita film.
Sedangkan semua kakak kandung Michael, dirasa hanya sebagai "tempelan" latar cerita saja, termasuk sosok La Toya Jackson, bahkan nama Janet Jackson pun tidak eksis.
Setelah saya cari tahu, dilaporkan bahwa ada perseteruan diantara Jermaine dengan Janet berkenaan dengan screening adegan film Michael ini.
![]() |
| Universal Pictures, Lionsgate |
Adapun saya tidak sadar sedari awal, bahwa Miles Teller berperan sebagai sosok yang juga sebagai salah satu produser film Michael ini, yaitu John Branca dengan ciri khas rambut ala awal era 1980'an yang semi panjang dan lurus itu.
Sayangnya, proses pembuatan album terlaris sepanjang masa, Thriller tidak melibatkan figur Eddie Van Halen dalam lagu "Beat It" atau pun figur Vincent Price sebagai pengisi suara untuk lagu "Thriller".
Adegan live music "Human Nature" dan "Bad" dirasa agak kelamaan durasi nya.
Tapi dibalik itu semua, adegan saat Michael Jackson live acara Motown 25th membawakan lagu "Billie Jean" adalah yang terbaik, termasuk gaya moonwalk yang ikonik tersebut.
Secara keseluruhan, banyak sekali adegan impresif dan memorable film ini, mulai saat Jackson 5 manggung dan syuting video klip setelah mendapatkan label, hingga solo karir Michael.
Syuting video klip untuk lagu "Beat It" dan "Thriller" juga tak terlupakan dalam proses pembuatan album bersejarah itu, dimulai dengan pemecatan sang ayah setelah Michael merekrut John Branca.
Berkat kecanggihan teknologi digital CGI juga semua adegan konser atau live secara visual mengagumkan, termasuk penggunaan cahaya.
![]() |
| Universal Pictures, Lionsgate |
Secara keseluruhan, film Michael saya nilai sebagai biopic Michael Jackson yang optimal dan terbaik, meski tidak idealis dan terasa seperti potongan terpenting perjalanan karir dan kehidupan pribadi Michael Jackson.
Melalui film Michael inilah diharapkan generasi baru bisa mengenal dan memahami sosok Michael Jackson sebagai raja pop dunia yang mengubah musik secara universal.
Michael juga sangat direkomendasikan sebagai film biopic yang menghibur sekaligus heartwarming, apalagi sang legenda telah tiada sejak 2009 silam.
Michael adalah memori terindah mengenang Michael Jackson, tapi akhir cerita album Bad (1987) melalui live music, tampak ada petunjuk potensi sekuel.
Setidaknya karir solo Michael Jackson saat itu telah lepas sepenuhnya dari bayang-bayang sang ayah yang lupa diri.
Itulah sinema drama biopic review Michael tentang karir Michael Jackson dan konflik dengan sang ayah.
Score: 3.5 / 4 stars
Michael | 2026 | Drama, Biopic | Pemain: Jaafar Jackson, Nia Long, Laura Harrier, Juliano Krue Valdi, Miles Teller, Colman Domingo, Jamal L. Henderson, Tre Horton, Rhyan Hill, Joseph David-Jones | Sutradara: Antoine Fuqua | Produser: Graham King, John Branca, John McClain | Penulis: John Logan | Musik: Lior Rosner | Sinematografi: Dion Beebe | Penyunting: John Ottman, Harry Yoon | Distributor: Universal Pictures, Lionsgate | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 127 menit






Comments
Post a Comment