The Gauntlet (1977): Jebakan untuk Polisi yang Mengantar Saksi Kriminal

the gauntlet jebakan untuk polisi mengantar saksi kriminal
Warner Bros Pictures

Sinema aksi laga thriller review The Gauntlet tentang jebakan untuk polisi yang mengantar saksi kriminal.

Seorang saksi dari kasus kriminal merupakan jebakan untuk seorang polisi yang mengantar dirinya, dalam film The Gauntlet.

The Gauntlet adalah film aksi laga thriller yang diperankan sekaligus disutradarai Clint Eastwood dalam puncak kejayaan karir nya sekaligus popularitas tiga film Dirty Hary saat itu.

Berbeda dengan citra Harry Callahan dalam film Dirty Harry, dalam film ini Clint Eastwood adalah seorang polisi pemabuk dan juga tidak ekstrim.

The Gauntlet laris manis meskipun mendapatkan status cukup baik dari kritik tapi medioker dari audiens.

Film ini menandakan salah satu dari enam kolaborasi Clint Eastwood dengan kekasihnya saat itu, Sondra Locke sepanjang dekade 1970'an dan 1980'an.

Poster film The Gauntlet yang unik itu merupakan buah karya artis terkenal Frank Frazetta.

The Gauntlet mengisahkan di Kota Phoenix ada Komisaris Polisi baru yaitu Edgar A. Blakelock (William Prince) merupakan atasan tertinggi seorang polisi detektif bernama Ben Shockley (Clint Eastwood).

ulasan film aksi laga petualangan thriller the gauntlet
Warner Bros Pictures

Tugas Shockley sangat sederhana, menjemput seorang saksi bernama Gus Mally untuk ditransfer dari Las Vegas menuju Phoenix.

Shockley adalah seorang pemabuk, sedangkan rekan nya yaitu Josephson (Pat Hingle) naik pangkat bekerja di belakang meja.

Saat tiba di kantor polisi di Las Vegas, Shockley terkejut karena "Gus" Mally ternyata seorang wanita bernama Augustina Mally (Sondra Locke).

Ia adalah saksi dari kejaran mafia, sedangkan dirinya menjadi bahan taruhan dalam pacuan kuda yang memiliki peluang tipis untuk selamat.

Mally sempat berontak terhadap Shockley yang meyakini bahwa kini mereka dalam keadaan bahaya, sedangkan Shockley sendiri harus menjalankan tugas mengantarnya hingga ke Phoenix.

Benar saja, sepanjang perjalanan, mereka selalu diteror oleh sekelompok mafia maupun tuduhan dari polisi. Shockley pun perlahan mulai mengetahui ada jebakan berbahaya untuk mereka. 

alur sinopsis plot the gauntlet aksi laga polisi mengantar saksi
Warner Bros Pictures

Untuk sebuah tontonan hiburan berupa aksi laga petualangan dengan nuansa thriller yang kental, film The Gauntlet sangat pas dan layak, apalagi ada Clint Eastwood.

Meski belum resmi, sepertinya agak disayangkan jika The Gauntlet jadi dibuatkan ulang dengan pemain Tom Cruise dan Scarlett Johansson, karena cukup sudah film dari era 1970'an tidak perlu diganggu gugat.

Dengan hanya kurang dari dua jam durasi film, The Gauntlet ini menyajikan cerita menarik meski dirasa atmosfir "Dirty Harry" masih kental, karena masih berkenaan dengan penyelidikan kepolisian.

Babak pertama dan kedua cerita sangat menjanjikan, tapi pertengahan babak ketiga mulai longgar melalui alur lubang yang tidak mampu mengaitkan figur Gus Mally sebagai saksi dibalik cerita konspirasi mafia, misalnya pembunuhan atau pengedaran narkoba.

Alur cerita dan konklusi film The Gauntlet terasa agak bias dan mengambang, meskipun masuk akal juga berpijak pada kalimat "saksi yang tidak penting" untuk "persidangan yang tidak penting".

review the gauntlet clint eastwood sondra locke
Warner Bros Pictures

Tapi untung nya, kelemahan tersebut mampu ditutupi dengan sangat baik melalui rangkaian adegan petualangan Shockley bersama Gus Mally dari satu ruang ke ruang lain, jika boleh dibilang epik terutama aksi penutup.

Bagi yang belum nonton film nya, petualangan aksi laga dua figur protagonis ini bermula dari perjalanan ke bandara dari Kota Las Vegas, beralih ke padang gurun Nevada berhadapan dengan geng motor. 

Mereka kemudian dikejar dan diburu dengan helikopter, aksi tragis di kereta pengangkut barang, hingga pengepungan paling epik terhadap bus saat memasuki wilayah Gedung Balaikota Phoenix.

Tentu saja adegan paling favorit adalah aksi laga terakhir itu, melibatkan minimal tembakan dari ratusan anggota polisi baik di pinggir jalan maupun dari atap gedung, sungguh memorable dan sangat mengesankan.

The Gauntlet seperti ciri khas film Clint Eastwood lainnya, merupakan kombinasi suspense thriller, aksi laga, dengan bumbu humor sarkas sesuai sinisme sang karakter utama.

the gauntlet aksi laga epik bus jebakan polisi
Warner Bros Pictures

Perbedaan karakter figur Ben Shockley dengan Harry Callahan cukup tipis, hanya kali ini sedikit lebih lunak sekaligus emosional dalam hubungan romantis dengan Gus Mally.

Performa Sondra Locke juga mencuri perhatian dan impresif, sebagai Gus Mally pelacur profesional, terutama melalui dialog dengan sheriff lokal menyebalkan, serta aksi brutal dalam kereta barang.

Berbicara elemen kejutan, ada adegan menarik setelah konfrontasi dengan geng motor hingga berlanjut di kereta barang, sebuah humor konyol segar.

Penyelesaian akhir cerita The Gauntlet ini juga terasa aneh dan dangkal, meski secara aksi sedikit memuaskan.

Film The Gauntlet direkomendasikan sebagai salah satu film Clint Eastwood yang menghibur dari aspek petualangan aksi laga menarik khas era 1970'an.

Demikian sinema aksi laga thriller review The Gauntlet tentang jebakan untuk polisi yang mengantar saksi kriminal.

Score: 3 / 4 stars

The Gauntlet | 1977 | Petualangan, Aksi Laga, Thriller | Pemain: Clint Eastwood, Sondra Locke, William Prince, Pat Hingle, Bill McKinney | Sutradara: Clint Eastwood | Produser: Robert Daley | Penulis: Michael Butler, Dennis Shryack | Musik: Jerry Fielding | Sinematografi: Rexford L. Metz | Penyunting: Joel Cox, Ferris Webster | Distributor: Warner Bros Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 109 menit

Comments