American Made (2017) : Dibuat Melebihi Fakta

american made dibuat melebihi fakta
Universal Pictures

Tom Cruise merupakan salah satu aktor top komersial yang biasanya menjamin kesuksesan akan sejumlah film besar Hollywood, dengan tendensi hiburan semata dan jarang melihat aktingnya yang mengeksploitasi sisi psikologis atau humanis, kecuali di era 90’an.

Membaca premis film American Made, mengingatkan saya akan film Air America (1990) yang sama-sama mengisahkan pilot pesawat kargo yang menyelendupkan narkoba.


Film American Made diadaptasi dari kisah nyata mengenai Barry Seal, mantan pilot pesawat komersil pada era 80’an. Namun agar terkesan seru, film ini dibuat melebih fakta dari petualangan Barry Seal sendiri.

Kisah American Made berawal dengan setting di akhir 70’an, saat Barry Seal, dikontak oleh agen CIA bernama Monty Schafer (Domhnall Gleeson) untuk bekerja dengannya.

Seal harus menerbangkan sebuah pesawat lengkap dengan kamera pengintai, untuk memata-matai wilayah zona konflik di Amerika Selatan, sekaligus sebagai kurir dengan kontak seorang atasan militer berpengaruh di Panama, yakni Manuel Noriega.

Suatu ketika, saat Seal mengisi bahan bakar pesawatnya di Kolombia, ia dikontak oleh kartel MedellÍn, yakni Jorge Ochoa (Alejandro Edda) dan Paolo Escobar (Mauricio Meijia), untuk menyelundupkan kokain ke Louisiana, Amerika Serikat. CIA menutup mata untuk hal tersebut, namun tidak demikian dengan DEA yang mulai mencurigai aksi Seal.
 
Seal akhirnya menyadari permainan yang dilakukan oleh CIA, setelah ia tertangkap FBI, DEA, ATF dan kepolisian setempat secara serempak. Tak disangka, pihak Gedung Putih menawarkan kerjasama terhadap Seal, untuk membuktikan bahwa pihak Sandinista (oposisi Militer Contras) terlibat transaksi narkoba dengan kartel MedellÍn.

Caranya, yakni tetap menyamar sebagai kurir kartel MedellÍn, dengan memasang kamera pengintai pada pesawat Seal.

Premis menarik di film American Made, serta diperkuat oleh tiga adegan seperti saat Seal mendadak meninggalkan pekerjaannya sebagai pilot komersil melalui adegan menakjubkan, perjumpannya dengan Manuel Noriega dan juga dengan Paolo Escobar. 


Saya pikir awalnya mengaggumkan untuk seorang Barry Seal yang bisa bertemu dengan figur besar semacam Noriega dan Escobar.

Namun setelah saya telusuri, ternyata film American Made memang dibuat lebih fiktif, melebih fakta sesungguhnya, dengan beberapa kontradiksi seperti :

Seal tidak pernah dikontak oleh CIA, faktanya ia malah dipecat sebagai pilot oleh Trans World Airlines (TWA)  di tahun ’74, gara-gara ia menyelundupkan barang dengan laporan ijin sakit. Seal memang menjadi kurir penyelundup narkoba untuk kartel MedellÍn, tapi tidak pernah bertemu dengan Escobar maupun Ochoa bersaudara. 

review film american made
Universal Pictures

Seal mulai menyelundupkan narkoba di tahun ’76, bukan di tahun ’80 seperti yang diceritakan dalam film. Pertemuan Seal dengan kartel MedellÍn pun bukan pada saat mengisi bahan bakar pesawat di Kolombia, namun Seal bertemu dengan salah seorang penyelundup narkoba untuk kartel MedellÍn, pada saat ia terpenjara di Honduras di tahun ’79.
 
Seal tidak pernah mendarat darurat di sebuah pemukiman di Amerika Serikat, dan ia tidak pernah menyesal menjalani penyelundupan senjata dan narkoba, bahkan ia menikmati pekerjannya.

American Made memang dibuat unik dan kreatif, versi fiktif dari biopic Barry Seal. Aspek menarik dari sinematografi terhadap elemen pencahayaan dan pewarnaan dalam film, bergaya tahun 70’an, yang diselipkan beberapa documentary footage untuk mendukung kondisi ekonomi dan politik.

Dengan menggunakan teknik kamera shaky, tampaknya film ini berusaha untuk menjadi sebuah semi-dokumenter. Juga dalam beberapa adegan, selalu disisipkan footage pada saat Seal sedang merekam dirinya sendiri di tahun ‘85, yang mengisahkan flashback pengalamannya sebagai penyelundup.
 
Yang menarik, saat logo pembuka yakni Universal Pictures tiba-tiba berubah menjadi versi klasik, dan kredit penutup disajikan dengan beberapa kali pergantian warna latar layar, kontras dengan warna pada sejumlah kreditnya, yang disajikan melalui distorsi ala format video VHS.

Beberapa adegan tertentu pun dijejali oleh soundtrack berupa lagu-lagu di masanya.

Memang bumbu fiktif-lah yang bisa membuat film ini bisa menarik audiens dari sekadar biopic, meski akhirnya saya sadari bahwa American Made mungkin hanya ingin mengangkat nama Barry Seal dan juga berusaha menarik simpati audiens terhadapnya.
 
Film ini sepertinya ingin melebih-lebihkan petualangan seru dengan hiburan yang saya rasakan tanggung. Saya akui, akting Tom Cruise cukup berhasil dalam menghidupkan karakter Barry Seal dan menjadi energi sentral di film ini sepanjang cerita.
 
Selain dibuat melebihi fakta, film American Made mengulangi permainan klise dalam tubuh CIA versi hburan, terkait konspirasi melalui nada yang lebih ringan dan menghibur, sehingga terkesan sebagai film yang bakal terlupakan.
 
Score : 2.5 / 4 stars
 
American Made | 2017 | Biografi, Drama, Petualangan | Pemain: Tom Cruise, Domhnall Gleeson, Sarah Wright, Jesse Plemons, Caleb Landry Jones | Sutradara: Doug Liman | Produser: Brian Grazer, Brian Oliver, Tyler Thompson, Doug Davison, Kim Roth | Penulis: Gary Spinelli | Musik: Christophe Beck | Sinematografi: César Charlone | Distributor: Universal Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 115 Menit

Comments