Horor Gaya Baru itu ada di Film 'A Quiet Place'

Dunia Sinema Review A Quiet Place
Paramount Pictures

Setelah ulasan saya di film Happy Death Day (2017) yang fenomenal itu, kini film A Quiet Place juga tak mau kalah dalam memberikan nuansa horor gaya baru dalam penyampaiannya itu.

Jika Happy Death Day mengusung konsep time loop atau déjà vu yang terus berulang, dengan mengkombinasikan beberapa genre, maka A Quiet Place menyuguhkan kisah standar, namun dengan keheningan bahkan kesunyian bisu hampir di sepanjang cerita.

Ide brilian dari Bryan Woods dan Scott Beck inilah yang berhasil mengangkat keunikan film dengan mengkombinasikan genre misteri, fiksi ilmiah, thriller dengan atmosfir horor yang cukup kuat. Sineas John Krasinski juga turut andil sebagai penulis, sekaligus sutradara dan berperan dalam film ini beserta dengan istrinya, yakni Emily Blunt.

Premis A Quiet Place mengenai dunia post-apocalyptic, saat sebagian besar umat manusia punah, akibat dari suara yang mereka timbulkan sendiri, sehingga ada misteri besar dibalik itu semua. Film ini mendapat sambutan positif dalam peraihan pendapatan sekaligus kritik.  

Salah satu survivor manusia, yakni keluarga Abbott, bertahan hidup di pinggiran kota, menempati sebuah rumah dengan ladang jagung. Mereka terdiri dari Lee Abbott (John Krasinski) dan Evelyn Abbott (Emily Blunt), beserta ketiga anaknya yakni Regan (Millicent Simmonds), Marcus (Noah Jupe) dan Beau.

Suatu hari, sebuah insiden mengakibatkan Beau dimangsa oleh mahluk asing, ketika ia diberi sepasang baterai oleh Regan, gara-gara ingin menghidupkan mainan pesawat. Setahun kemudian, fokus cerita bergulir pada keluarga Abbott, saat Evelyn sedang hamil anak keempat, sedangkan Lee masih terus mencoba berkomunikasi melalui gelombang radio, sambil mencari solusi mencari titik kelemahan mahluk asing tersebut.

Keesokan harinya, Lee mengajak Marcus untuk menangkap ikan di sungai. Sementara, Evelyn dan Regan berada di rumah. Namun momen ketidaksengajaan yang ditimbulkan oleh Evelyn, membuat para mahluk asing tersebut mendatangi rumah mereka.
 
Kisah tentang invasi mahluk asing terhadap umat manusia, melalui narasi misterius tersebut, mengingatkan saya akan film The Mist (2007) atau setting ladang jagungnya juga mungkin terinspirasi dari film Signs (2002) atau beberapa film horor se-tipikal.


Dunia Sinema Review A Quiet Place
Paramount Pictures

Ide segar akan kesunyian yang sengaja tercipta agar bisa bertahan hidup dari ancaman mahluk asing menjadi pembeda, sehingga hampir tidak ada dialog di sepanjang cerita. Salah satu komunikasi mereka adalah dengan bahasa isyarat serta body language, bahkan merekapun tidak pernah memakai alas kaki, lalu bagaimana jika tak sengaja menginjak dedaunan kering atau ranting kecil? Cukup absurd!

A Quiet Place disajikan dalam pace yang begitu lambat, dibuka dengan adegan di sebuah supermarket yang tampaknya telah porak-poranda. Dengan permainan kombinasi cahaya gelap dan terang, bergaya siluet, tampak dengan panik sekumpulan manusia menjarah berbagai barang, sehingga awalnya timbul tanda tanya besar, akhirnya terbentuk dugaan yang semakin jelas atas apa yang sedang terjadi.

Tanpa diperlukan teks deskripsi sebelum adegan pembuka, melalui aksi merekapun sudah menuntun kepada hipotesis, bahwa dilarang menimbulkan suara sekecil apapun, jika nyawa anda masih ingin hidup. Namun teks dialog tetap saja diperlukan, mengingat audiens kesulitan untuk menangkap arti dari bahasa isyarat yang mereka gunakan.

Keunggulan lain di film ini, selain menyajikan storytelling dengan akting (hampir) tanpa dialog, juga diperlihatkan beberapa detail unik, seperti peralatan yang digunakan yang digunakan oleh keluarga Abbott atau ketika Lee dan Evelyn berdansa sambil mendengarkan musik dengan menggunakan earphone.

Namun ada pemaksaan yang dirasa janggal, dalam adegan saat telapak kakinya
Evelyn tertancap paku yang cukup dalam, tapi ia masih sanggup menahan teriakan dengan gerak tubuh yang masih tenang, meski ia tampak kesakitan luar biasa. Juga saat ia melahirkan, suara tangis bayinya yang nyaring mampu diredam dalam momen tertentu, demi menghindari beberapa mahluk asing yang mendekatinya.

Beberapa adegan dalam puncak ketegangan pun dibangun secara perlahan dan utuh, cukup kreatif dengan gaya old school horror seperti di film Alien (1979). Sosok mahluk asing yang cukup menyeramkan tersebut, terlihat unik bagaikan hybrid antara mahluk Xenomorph, Venom (musuhnya Spider-Man) ataupun Spawn, meski sangat kentara CGI-nya.

Secara keseluruhan film
A Quiet Place dapat dinikmati sebagai gaya baru dari science fiction horror ini yang berpotensi terhadap kelanjutan dari pengembangan cerita yang masih membuat penasaran itu.

Score : 3 / 4 stars

A Quiet Place | 2018 | Drama, Fiksi Ilmiah, Horor, Thriller, Misteri | Pemain: Emily Blunt, John Krasinski, Millicent Simmonds, Noah Jupe | Sutradara: John Krasinski | Produser: Michael Bay, Andrew Form, Brad Fuller | Penulis: Bryan Woods, Scott Beck,
John Krasinski | Musik: Marco Beltrami | Sinematografi: Charlotte Bruus Christensen | Distributor: Paramount Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 90 Menit

Comments