Head to Head: Freaky Friday 1976 vs 2003

head to head review freaky friday
Buena Vista Distribution

Bagaimana rasanya jika seorang gadis remaja bertukar tubuh dengan ibunya sendiri?

Banyak film yang membahas tentang body swap, saat dua karakter terperangkap dalam tubuh yang saling tertukar satu-sama lain. Adalah sebuah novel anak-anak dengan genre komedi berjudul Freaky Friday di tahun 1972 yang ditulis oleh Mary Rodgers.

Empat tahun kemudian Disney mengadaptasinya ke dalam sebuah film dengan judul yang sama, dibintangi aktris cilik yang naik daun saat itu, yakni Jodie Foster. Disney pula mengadaptasi kembali untuk konsumsi televisi di tahun 1995, hingga di tahun 2003 diulangi kembali melalui performa Jamie Lee Curtis dan Lindsey Lohan.

Baca juga: Halloween (1978): Format Awal Trendsetter Horror Slasher

Meski memiliki premis yang sama, kedua film tersebut memiliki versi dan gaya penuturan yang berbeda satu-sama lain.

Dalam Freaky Friday versi 1976, dikisahkan Annabel (Jodie Foster) tidak pernah akur dengan adiknya bernama Ben, terlebih dengan ibunya bernama Ellen (Barbara Harris) yang kerap bertentangan. Hingga tepat di hari Jumat pagi tanggal 13, pertentangan keduanya memuncak.

Ellen sedang berada di rumah dengan suaminya Bill (John Astin) dan anak bungsunya Ben, sedangkan Annabel sedang bersama temannya di sebuah kafe.

Ellen sedang curhat akan problema tentang Annabel kepada Bill, begitu pula sebaliknya yang Anna curahkan kepada teman sekolahnya. Hingga terjadilah momen dalam lokasi berbeda, mereka bersamaan mengatakan: “Andaikan saya bertukar tempat dengannya dalam satu hari”.

head to head ulasan film freaky friday
Buena Vista Distribution
 

Dalam keadaan syok, mereka menyadari bahwa keinginan mereka terkabulkan. Ellen terperangkap di dalam fisik Annabel, begitu pula sebaliknya. Maka, sejumlah peristiwa pun harus mereka jalani untuk berganti peran satu-sama lain.

Ellen dalam fisik Annabel menjalankan serangkaian kegiatan pelajaran sekolahnya, termasuk memainkan olahraga hoki. Annabel adalah gadis cilik tomboy yang gemar berolahraga, penampilannya seperti lelaki, kamarnya selalu berantakan dan tidak terorganisir, jauh dari tipe ‘kutu buku’.

Sedangkan Annabel dalam fisik Ellen, harus melakukan banyak hal dalam mengatur urusan rumah tangga, meminta bantuan kepada seorang tetangga yang ia taksir bernama Boris, hingga membantu Bill dalam mempersiapkan masakan untuk para tamu bisnisnya dalam sebuah acara.

Dalam Freaky Friday versi 2003, karakter gadis remaja bernama Anna (Lindsay Lohan) yang tidak pernah akur dengan adiknya bernama Harry, diasuh oleh ibunya seorang psikolog bernama Dr. Tess (Jamie Lee Curtis) yang ditinggal oleh suaminya, namun tak lama akan segera menikah dengan kekasihnya bernama Ryan (Mark Hamon).

Pertentangan Anna dan Tess pun terjadi puncaknya, saat mereka berada di sebuah restoran Chinese Food. Jadwal Anna yang harus menghadiri kompetisi band-nya, berbenturan dengan acara Tess dan Ryan mengadakan perjamuan pra-nikah mereka.

head to head sinopsis freaky friday
Buena Vista Distribution
 

Anna yang bersikukuh dengan jadwalnya, dilarang oleh Tess karena dinilai kurang peduli terhadap keluarga, terutama sejak hadirnya Ryan sebagai calon ayah baru bagi Anna dan Harry.

Sang pemilik restoran yang tak sengaja mendengar argumentasi mereka, segera memberikan masing-masing sebuah kue keberuntungan. Di saat Tess dan Anna membaca sebuah pesan yang sama dalam kue mereka, terjadilah sebuah gempa.

Keesokan harinya, Tess dan Anna syok karena tubuh mereka tertukar satu-sama lain. Masing-masing dari mereka akhirnya harus menjalankan perannya.

Tess dalam tubuh Anna kemudian memahami apa yang dialami Anna dalam sekolahnya, saling tertarik dengan seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor, selalu diperlakukan jahat oleh salah satu teman lamanya, serta mengenali salah satu guru yang balas dendam terhadap dirinya dengan mendiskreditkan Anna.

Sementara Anna dalam tubuh Tess harus menjalani perannya dalam praktek menghadapi sejumlah pasien, setelah sebelumnya merubah fisiknya melalui  penampilan yang nyentrik, hingga ia diberikan kejutan oleh Ryan tampil di sebuah acara Talk Show untuk membahas buku yang pernah ia tulis.

head to head film freaky friday
Buena Vista Distribution
 

Sejumlah film live-action rilisan Disney memang mengalami kejayaan dan kualitas pada masanya, sebelum mengakuisisi berbagai waralaba populer terlebih film superhero. Film Freaky Friday adalah salah satu yang terunggul dalam mengemas drama yang dikombinasikan dengan aksi laga petualangan bergaya komedi.

Dalam versi 1976, meski dengan efek spesial dan teknik sinematografi seadanya di era tersebut, masih sangat layak untuk dinikmati, terutama sejumlah adegan komedi segar yang dipastikan bakal membuat anda terbahak-bahak.

Baca juga: The Little Girl Who Lives Down the Lane (1976): Eksploitasi Misteri Gadis Belia

Sedangkan versi 2003 yang lebih modern, malah lebih mengutamakan aspek drama komedi tanpa ada efek spesial apapun. Hanya peristiwa gempa (itupun karena teknik pergerakkan kamera) yang mengindikasikan secara supranatural, bahwa pertukaran tubuh terjadi.

Karakter sang putri bernama Annabel yang diperankan Jodie Foster dikisahkan 13 tahun dalam fase pra-remaja yang lebih mengutamakan petualangan fisik termasuk adegan ski air dan kejar-kejaran mobil.

Aktris berbakat Foster dalam tahun tersibuknya, mampu berakting layaknya seorang wanita dewasa dalam tubuh gadis cilik Annabel dihadapan teman-teman sekolahnya, menunjukkan sisi feminis sesungguhnya, berubah menjadi cerdas namun kelabakan saat menggunakan mesin ketik elektrik serta kegiatan marching band dan olahraga.

perbandingan review dua film freaky friday
Buena Vista Distribution
 

Adapun karakter Anna yang diperankan Lindsey Lohan berusia 15 tahun, berada dalam fase remaja yang lebih mengandalkan sisi emosi antara hubungan persahabatan, permusuhan serta romansa. Aktivitas fisiknya yakni beraksi sebagai gitaris sebuah band bersama teman-teman sekolahnya.

Baca juga: Mean Girls (2004): Kekejaman versus Kekejaman

Peran medioker Lohan sesungguhnya tidak terlalu kontras di sepanjang adegan sebagai karakter Anna maupun “Tess” dalam tubuh Anna itu sendiri, meski cukup mengundang sejumlah momen canggung dalam interaksi terhadap para lawan karakternya.

Namun sesungguhnya performa brilian masing-masing aktris Barbara Harris sebagai Ellen dan Jamie Lee Curtis sebagai Tess, begitu meyakinkan akan kekontrasan karakter dari seorang ibu yang ‘konservatif’ menjadi seseorang yang ‘liberal’ dalam sikap dan psikologis masing-masing Annabel maupun Anna.

head to head dua film freaky friday
Buena Vista Distribution
 

Akting yang mumpuni melalui dialog humor segar dan akting komedi meriah, sungguh impresif terutama dalam adegan saat “Ellen” kewalahan menghadapi beberapa tamu sekaligus guna mengurusi rumah tangga, maupun saat “Tess” berdialog dengan para pasiennya.

Puncak adegan komedi slapstick meriah-nya berada saat Ellen melakukan aksi di acara yang dikelola oleh suaminya, yakni Bill dihadapan para tamu undangan dan atasannya. Begitu pula saat “Tess” mengejutkan semua orang di acara Talk Show yang membahas bukunya itu.

Dalam Freaky Friday versi 1976, performa komik Bill sebagai suami Ellen sekaligus ayah Annabel yang diperankan John Astin, tak kalah meriahnya. Bermula dalam adegan saat Ellen dalam tubuh Annabel bertemu dengan sekretaris Bill, hingga puncaknya akan sikap salah tingkah Bill di terhadap atasan dan para tamu dalam sebuah acara.

Sedangkan versi 2003, karakter Ryan yang diperankan Mark Hamon terkesan tak lebih sebagai pelengkap saja, berdasarkan narasi sebagai calon ayah tiri Anna dan Harry. Tapi ada karakter tambahan, yakni kakek Anna bernama Alan yang diperankan Harold Gould, mampu menghibur melalui sejumlah adegan komedi meriah.

freaky friday 1976 versus 2003
Buena Vista Distribution
 

Adegan puncak berupa kejar-kejaran mobil dalam versi 1976 sungguh meriah dan bergaya kartun ala Disney, seperti halnya dalam waralaba film Herbie. Beberapa adegan yang dipercepat gerakannya, adalah salah satu contoh bagaimana atmosfir komedi yang kocak sekaligus konyol menghibur.

Aspek komedi Freaky Friday versi 2003, cenderung menyesuaikan dalam konteks yang modern dan lebih mature, maka dari itu elemen slapstick diminimalisir. Jika saja tidak mengenali film adaptasi pertamanya, maka versi ini dapat dinilai lebih tinggi.

Secara keseluruhan, kedua film Freaky Friday mampu menghibur dengan cara yang berbeda sesuai kondisi jamannya masing-masing, meski dirasa versi 1976 sedikit lebih unggul berkat orisinalitas dan esensinya ditambah dengan tingkat frekuensi tawa yang lebih banyak.

Selamat Hari Ibu!

Freaky Friday | 1976 | Score: 3 / 4 stars | Pemain: Jodie Foster, Barbara Harris, John Astin, Sparky Marcus | Sutradara: Gary Nelson | Produser: Ron Miller | Penulis: Berdasarkan novel Freaky Friday karya Mary Rodgers. Naskah: Mary Rodgers | Musik: Johnny Mandel | Sinematografi: Charles F. Willer | Distributor: Buena Vista Distribution | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 95 Menit

Freaky Friday | 2003 | Score: 2.5 / 4 stars | Pemain: Jamie Lee Curtis, Lindsay Lohan, Harold Gould, Chad Michael Murray, Mark Hamon | Sutradara: Mark Waters | Produser: Andrew Gunn | Penulis: Berdasarkan novel Freaky Friday karya Mary Rodgers. Naskah: Heather Hach, Leslie Dixon | Musik: Rolfe Kent | Sinematografi: Oliver Wood | Distributor: Buena Vista Distribution | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 97 Menit


Comments