Review Sinema: The Kings' Man, The Adam Project, Deep Water

review sinema the kingsman the adam project deep water
20th Century Studios, Netflix, Hulu, Amazon Prime

Berikut ini adalah review sinema film The Kings' Man, The Adam Project, dan Deep Water.

The King's Man adalah prekuel dari dua film Kingsman, berdasarkan adaptasi komik The Secret Service.

Sineas Matthew Vaughn mengembangkan sendiri kisahnya menjadi prekuel, sejak rencana film yang semula dirilis 2019 lalu.

The Adam Project merupakan film fiksi ilmiah yang disutradarai Shawn Levy dan dibintangi Ryan Reynolds.

Mereka kembali berkolaborasi setelah film Freeguy (2021), namun The Adam Project sempat mengalami serangkaian penundaan rilis.

Deep Water menandakan kembalinya sineas spesialis erotic thriller, Adrian Lyne setelah absen 20 tahun.

Kisah Deep Water yang dibintangi duet Ben Affleck dan Ana De Armas, diadaptasi dari novel berjudul sama di tahun 1957.

The Adam Project dan Deep Water masing-masing dirilis khusus dalam jaringan streaming melalui Netflix, serta Hulu dan Amazon Prime.

Langsung saja menuju masing-masing review singkat tiga filmnya:

review ulasan alur sinopsis the kingsman
20th Century Studios

The King's Man (2021)

Tahun 1902, seorang Duke of Oxford yakni Orlando (Ralph Fiennes) harus kehilangan istrinya karena sabotase.

Ia lalu menyewa dua asisten sekaligus agen rahasia, Shola (Djimoun Hounsou) dan Polly (Gemma Arterton) guna melindungi Kerajaan Inggris dari Perang Dunia I.

Putra Orlando yakni Conrad (Harris Dickinson) berambisi untuk mmebantu ayahnya tersebut, namun belum diizinkan bergabung.

Terdapat skenario besar yang dilakukan kelompok "The Flock" untuk mengadu domba antara Jerman, Rusia, serta Inggris.

Sang pemimpinnya, "The Sphepherd" menggunakan sejumlah agen rahasia, sementara Orlando harus mencegahnya.

Ide cerita dalam The King's Man sungguh menarik, tentang opsi fiktif tentang awal mula Perang Dunia I.

Klise, karena selalu ada modus operandi dan mastermind dibalik kekacauan tersebut, melalui figur misterius "The Shepherd".

Gaya penuturan The King's Man berbeda dengan dua film terdahulu, dirasa lebih realistis dan epik.

Sejumlah adegan kekerasannya, disajikan dengan standar tanpa berlebihan ala kartun dalam dua film Kingsmen.

Tentu saja figur Rasputin yang diperankan Rhys Ifans menjadi pembeda di film ini.

Score: 2.5 / 4 stars

review ulasan sinopsis alur the adam project
Netflix

The Adam Project (2022)

Di tahun 2050, Adam Reed (Ryan Reynolds) nekat menggunakan pesawat untuk menjelajahi masa lalu menuju 2018.

Dikejar oleh Maya Sorian (Catherine Keener) dan anak buahnya, Adam tak sengaja terlempar ke tahun 2022.

Mengejutkan, bahwa Adam mendarat darurat di dekat rumah orang tuanya, hingga bertemu dengan dirinya berusia 12 tahun (Walker Scobell).

Kemunculan istri Adam yakni Laura (Zoe Saldana) sejak tahun 2018, mengungkapkan tujuan Sorian yang sesungguhnya.

Maka, Adam versi 2050 bersama versi 2022, harus kembali menuju tahun 2018 untuk memperbaiki masa depan.

Sebagai kisah yang orisinal, The Adam Project memang bermain-main dengan narasi penjelajahan waktu.

Pertemuan epik dua figur utama yang sama, yakni Adam versi dewasa dan bocah 12 tahun, merupakan kekuatan utama film ini.

Performa padu Reynolds dan aktor cilik Scobell, memberikan kesan yang dinamis terutama dialog antar keduanya.

The Adam Project memiliki premis menarik, alur yang enak diikuti, performa mengesankan, aksi laga seru, serta komedi ringan.

Perpaduan fiksi ilmiah yang didominasi CGI, dengan setting lokasi eksotis di musim dingin, turut memberikan nuansa tersendiri.

Visual dalam film ini pula masih enak dilihat, ala superhero Marvel, meski aksi laga terkadang berlebihan.

The Adam Project jelas menghibur melalui jalan cerita menarik.

Score: 3 / 4 stars

review ulasan sinopsis alur deep water
Hulu, Amazon Prime

Deep Water (2022)

Deep Water mengisahkan pasangan suami-istri, Vic (Ben Affleck) dan Melinda (Ana De Armas).

Rumah tangga mereka dikaruniai seorang putri cilik bernaama Trixie.

Namun perilaku liar Melinda membuat gusar Vic yang cemburu saat istrinya itu, bermesraan dengan beberapa teman pria.

Martin McRae merupakan teman Melinda yang hilang dan akhirnya ditemukan tewas, melalui pemberitaan media.

Sedangkan teman Melinda lainnya, Joel sempat diintimidasi dan diancam oleh Vic, jika nasibnya tidak ingin berakhir seperti Martin.

Sementara pelatih piano Melinda, Charlie De Lisle, serta mantan kekasih Melinda, Tony Cameron mungkin bisa menjadi korban berikutnya.

Premis Deep Water mengingatkan saya akan dua film yang disutradarai Lyne, yakni Fatal Attraction (1987) dan Unfaithful (2002).

Terdapat dua sisi yang ironis dalam Deep Water, berkenaan dengan psikologi serta aksi perselingkuhan seks.

Film ini tidak mengeksploitasi sisi psikologis Melinda yang mudah jenuh dan Vic yang cenderung obsesif.

Adegan mempertemukan Vic dengan teman lelaki Melinda yang mengaku sebagai seorang psikolog, menjelaskan hal tersebut.

Sementara di sisi lain, aksi dalam alur cerita disajikan seadanya, dalam arti tidak ada penyelesaian berarti hingga akhir.

Meski sedkit memberikan kejutan di akhir cerita, namun terkesan memberikan ruang tanpa solusi nyata.

Hubungan janggal terhadap pasang-surut Vic dan Melinda, mengakibatkan kuatnya area abu-abu dalam narasi Deep Water.

Sulit untuk menilai film ini, apakah cenderung bagus atau buruk.

Setengah pertama cerita agak datar, sedangkan sisanya mulai meningkat perlahan.

Deep Water tidaklah sebaik karya penyutradaraan Lyne terdahulu.  

Score: 2 / 4 stars

Itulah review sinema film The Kings' ManThe Adam Project, dan Deep Water.

Comments