Capricorn One (1978) : Hoaks Pendaratan di Planet Mars


Courtesy of Warner Bros Pictures, 1978

Berita bagus buat para penganut Teori Bumi Datar!

Bagaimana jika memang misi pendaratan di bulan yang selama ini merupakan prestasi Amerika, ternyata hanya tak lebih dari kebohongan belaka? Karena hingga saat ini, isu tersebut merupakan sebuah teori konspirasi yang masih bisa diperdebatkan dan belum terbukti melalui fakta, terkait bentuk Planet Bumi dan sistem tata surya, serta teori gravitasi.

Sineas Peter Hyams memang terinspirasi dari pendaratan pesawat Apollo 11 di Bulan menjelang akhir 60’an, dan ia membayangkan “what if …” sehubungan dengan hal tersebut yang diperlihatkan kepada publik melalui layar kamera (dan ditayangkan lewat televisi), serta tanpa adanya saksi. Seperti yang kita ketahui, periode tersebut hingga tejadinya Skandal Watergate di awal 70’an, mengakibatkan meningkatnya krisis keamanan berdasarkan keidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

impawards.com

Ketiga orang astronot bernama Brubaker (James Brolin), Willis (Sam Waterston) dan Walker (O.J. Simpson)  ketika di dalam pesawat sedang bersiap hendak meluncur dari pangkalan menuju Planet Mars, tiba-tiba diperintahkan meninggalkan pesawat tersebut dan dibawa menuju ke sebuah markas NASA yang tak terpakai di padang gurun.

Mereka bertemu dengan Kelloway (Hal Holbrook) yang menjelaskan tentang kesalahan teknis dalam pesawat yang beresiko terjadinya kecelakaan. Kelloway malah membawa mereka ke dalam studio dengan bersandiwara bahwa mereka seakan tiba di Planet Mars, guna menghindari skandal di depan publik. Brubaker, Willis dan Walker yang enggan melakukannya, diancam oleh Kelloway berkenaan dengan keselamatan keluarga mereka.

Courtesy of Warner Bros Pictures, 1978

Sementara seorang jurnalis bernama Claufield (Elliot Gould) yang sedang meliput berita di area peluncuran pesawat, mulai mencurigai ada kejanggalan yang terjadi, sejak seorang teknisi menerima transmisi dari kru televisi (studio sandiwara pendaratan di Mars), dan tak lama kemudian teknisi tersebut menghilang. Penyelidikan Claufield kemudian mengarah kepada sebuah konspirasi besar atas sebuah narasi yang mengancam nyawa ketiga astronot tersebut.

Sejak sekitar 15 menit awal cerita, sebenarnya sudah terungkap sebuah konspirasi antar petinggi dalam pemerintahan yang mengalihkan sebuah isu yang dikhawatirkan akan menjadi skandal … suatu referensi Hyam terhadap penyelidikan dalam Skandal Watergate.


Courtesy of Warner Bros Pictures, 1978

Fokus cerita di film ini bisa dikatakan dibagi menjadi dua sisi protagonis, yakni karakter Claufield dan ketiga astronot (Brubaker, Willis dan Walker). Meski mungkin dianggap klise berkenaan dengan film-film political thriller yang sarat akan konspirasi, karakter Claufield sebagai seorang jurnalis tentu saja tergerak untuk menginvestigasi total hingga melampau batas yang bahkan mengancam nyawanya sendiri.

Sedangkan karakter ketiga astronot tersebut malah lebih menarik, dengan menekankan sisi psikologis mereka yang berada di bawah ancaman besar, terkiat nyawa mereka dan keluarganya. Bagaimana mereka bersandiwara di bawah tekanan, mengetahui sebuah narasi kejam yang artinya ‘merampas’ kehidupan mereka selanjutnya, mengakibatkan sebuah perlawanan. 

Courtesy of Warner Bros Pictures, 1978

Dalam beberapa adegan diperlihatkan bagaimana mereka berusaha untuk melarikan diri dan bertahan hidup dalam sebuah gurun tandus Amerika, guna mencapai sebuah tujuan, yakni mengungkapkan sebuah kebenaran kepada publik. Bahkan dalam usaha melarikan dirinya pun mereka dikejar-kejar oleh pihak Calloway. Calloway sendiri pun dijadikan sebuah alat antagonis, yang artinya seorang eksekutor lapangan dengan pengaruh besar berdasarkan posisinya, serta intimidasinya terhadap istri Brubaker.

Dari sisi akting, tidak ada yang istimewa. Hanya performa aktor veteran Hal Holbrook yang memang beberapa kali muncul (tipikal) dalam film-film sejenis di era 70’an hingga 80’an tersebut, baik sebagai karakter protagonis maupun antagonis. Dari ketiga astronot tersebut, karakter Brubaker yang diperankan oleh ‘bapaknya Thanos’ (Josh Brolin), yakni James Brolin yang paling dominan. Selain itu, ada atlet football sekaligus aktor yakni O.J. Simpson sebagai Walker.

Courtesy of Warner Bros Pictures, 1978

Sebagai film yang diproduksi oleh perusahaan sekelas independen, yakni ITC Entertainment, penyajian visual terkait berbagai setting yang digunakan, ditampilkan secara impresif, tanpa memperlihatkan set desain –hanya manipulasi dari matte paintings- peluncuran pesawat ulang-alik yang sesungguhnya dan hanya ditampilkan melalui layar monitor. Begitu pun dengan suasana dan interior stasiun pengendali yang dirasa memang standar untuk keperluan syuting film.

Sekuen terbaik di film ini yakni pengejaran dari pihak Calloway dengan menggunakan helikopter, terhadap ketiga astronot tersebut di sebuah padang gurun khas area Midwest-nya Amerika. Diperlihatkan dengan detail pula bagaimana trio Brubaker-Willis-Walker dalam kondisi kelelahan dan kepanasan, harus bertahan hidup, sehingga penggambarannya dalam beberapa adegan, mirip dengan film-film fiksi ilmiah atau western. Kemunculan aktor berkarisma sekelas Telly Savalas sebagai seorang civil pilot, menguatkan atmosfir action thriller dalam adegan tertentu itu. 

Courtesy of Warner Bros Pictures, 1978

Keunggulan film Capricorn One memang terletak pada kuatnya storytelling dalam pembentukan sebuah narasi hasil konspirasi yang tersusun rapih, hingga akhirnya terjadi sebuah celah kecil yang langsung diketahui oleh seorang jurnalis dalam posisi heroik untuk mengungkapkan kebenaran sekaligus membongkar kebohongan publik.

Alur ceritanya pun tertata dengan solid dan sangat bisa dinikmati, selain dari dialog dan beberapa adegan aksi yang merupakan klimaks dalam 3rd act. Meski berupa fiksi, film ini mungkin saja menyulut kembali teori konspirasi tentang Bumi Datar ke permukaan, sebagai reaksi atas sentiment negatif publik terhadap pemerintahannya sendiri. Simple but effective!

Score : 4 / 4 stars

Capricorn One | 1978 | Thriller, Crime, Politik | Pemain: Elliot Gould, James Brolin, Brenda Vaccaro, Sam Waterston, O.J. Simpson, Hal Holbrook, David Huddleston, David Doyle, Karen Black, Telly Savalas | Sutradara: Peter Hyams | Produser: Paul N. Lazarus III | Penulis: Peter Hyams | Musik: Jerry Goldsmith | Sinematografi: Bill Butler | Distributor: Warner Bros Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 124 Menit


Comments