Review Stranger Things Season 4, Contoh Terbaik Serial Ikonik di Tengah Gempuran Woke Culture

review stranger things season 4 contoh terbaik dari gempuran woke culture
Netlfix

Simak review Stranger Things Season 4, contoh terbaik serial ikonik di tengah gempuran woke culture.

Gempuran woke culture sedang terjadi, kerap berkaitan dengan problem sosial-politik di dunia barat.

"Woke" pada intinya mengacu pada kesadaran akan keadilan sosial, menyangkut ras, gender, dan seksualitas.

Sudah banyak film yang menjadi korban keganasan woke culture oleh kaum Far-Left yang menguasai Hollywood.

Netflix pun kena imbas, meski semua show variatif berdasarkan spektrum sosial-politik dan berupaya untuk seimbang.

Baca juga: Stranger Things: Nostalgia Budaya Populer Era 80'an

Serial Stranger Things merupakan andalan terbaik Netflix.

Stranger Things adalah serial fenomenal, ikonik, dan seketika mendapatkan banyak penggemar secara global.

max dear billy ulasan serial stranger things season 4
Netlfix

Akibat Pendami COVID-19, Stranger Things Season 4 mundur jadwal tayang nya, terkait produksi yang tertunda.

Stranger Things Season 4 terbagi dalam dua volume, pertama pada 27 Mei 2022 dan yang kedua pada 1 Juli 2022.

Volume pertama terdiri dari tujuh episode, sedangkan volume kedua terdiri dari dua episode final.

Stranger Things Season 4 mengisahkan dalam setting waktu di tahun 1986 menjelang liburan musim panas.

Premis film ini yakni ancaman sang antagonis Vecna dari dunia "Upside Down" terhadap Kota Hawkins.

Alur cerita secara umum terbagi empat bagian dengan masing-masing berada di lokasi berbeda.

Alur pertama yakni saat Eleven/Jane (Millie Bobby Brown) berada dalam "Project Nina" bersama dengan Papa (Matthew Modine) dan Sam (Paul Reiser).

Eleven berada dalam proses pemulihan kekuatan super-nya, sekaligus mengarungi masa lalu

Alur kedua merupakan pecahan dari alur pertama pasca konfrontasi pihak Papa dengan militer.

Grup dalam alur kedua teridri dari Mike (Finn Wolfhard), Will (Noah Schnapp), serta Jonathan (Charlie Heaton) dan sahabatnya Argyle (Eduardo Franco).

Mereka berupaya mencari lokasi "Project Nina" untuk kembali bertemu Eleven.

Alur ketiga berlangsung di Hawkins, terdiri dari Lucas (Caleb McLaughlin), Dustin (Gaten Matarazzo), Steve (Joe Keery), Robin (Maya Hawke), dan Nancy (Natalia Dyer).

Lucas mengalami dilema antara "Klub Hellfire" bermain game Dungeon & Dragons dengan tim basket sekolah yang populer.

eleven sinopsis stranger things season 4 netflix
Netflix

Dustin dan Mike merupakan anggota junior Klub Hellfire yang dipimpin Eddie (Joseph Quinn).

Eddie menjadi saksi pembunuhan misterius gadis cheerleader, namun menjadi tersangka hingga buron.

Rekan kerja Nancy menjadi korban kedua, sama-sama mengalami halusinasi berupa penampakan jam dinding kuno.

Alur ketiga merupakan alur kunci yakni Max (Sadie Sink) mengalami krisis mental dan tekanan psikologis pasca kematian Billy.

Max menjadi incaran Vecna dari dunia "Upside Down".

Alur keempat yakni upaya Joyce (Winona Ryder) bersama dengan Murray (Brett Gelman) membebaskan Jim (David Harbour) dari penjara di Uni Soviet.

Empat alur tersebut nantinya akan menjadi satu dalam episode ke-9 alias finale.

Stranger Things Season 4 adalah serial yang terbaik setelah season perdana di tahun 2016.

Narasi cerita serial ini dirangkai dengan sangat baik dan solid, penuh kejutan berupa pelintiran besar.

Konsep aksi Vecna terhadap pembunuhan remaja, diyakini terinspirasi dari A Nightmare on Elm Street (1984).

Bukankah tanpa kebetulan hadir Robert Englund sebagai figur Victor Creel dalam salah satu episode?

Desain figur Vecna diaplikasikan melalui efek praktis dengan kostum dan riasan, sungguh impresif.

Mungkin banyak yang tidak menduga siapa dan apa latar belakang dari sosok Vecna tersebut.

Hal mengejutkan terungkap, termasuk membuat saya terpana bagaimana sosok Vecna tersebut.

Episode "Dear Billy" menjelang akhir adalah yang paling menyentuh, tragis, serta emosional tentunya.

ulasan stranger things season 4 serial netflix bebas woke culture
Netflix

Padahal Max adalah figur terfavorit bagi saya (dan mungkin bagi banyak orang).

Namun adegan terbaik ada dalam Episode 9, diyakini mampu membuat banyak audiens menangis.

Stranger Things Season 4 juga mengeksploitasi latar belakang sosok Papa dengan Eleven di masa lalu dan kini.

Kita semua tidak pernah menyangka, siapa dibalik pembantaian anak-anak yang memiliki kekuatan super itu.

Figur Eddie adalah yang paling nyentrik dalam season ini, lekat dengan musik metal era 80'an.

Pengembangan dan hubungan antar-karakter dalam serial ini jauh lebih baik dari sebelumnya.

Perlu diingat, bahwa para figur utamanya berada dalam tingkat remaja hingga menuju dewasa dengan persoalan yang kian rumit.

Stranger Things Season 4 menyajikan rekonsiliasi hubungan Max dengan Lucas, setelah mereka masing-masing mengalami krisis jati diri.

Selain itu percikan romansa kembali terjadi diantara Nancy dengan Steve, sedangkan Robin mulai nyaman dengan ketertarikan sesama jenis.

Duo dinamis Dustin pun semakin erat dengan Eddie, selain dengan Steve yang terkadang dianggap saling menyebalkan satu-sama lain.

Mungkin alur petualangan Jim di Uni Soviet, dirasa kurang menarik melalui pace yang agak lamban, meski lebih baik dan seru dalam Volume 2.

Wajar jika bermula dari trailer, lagu Journey "Separate Ways" mewakilkan tiga grup terpisah menghadapi Vecna.

alur cerita stranger things season 4
Netlfix

Lagu Metallica "Master of Puppets" megiringi aksi Eddie bermain gitar di "Upside Down", sedangkan Max dikejar Vecna.

Nama Kate Bush kembali populer melalui lagu utama dalam season ini, yakni "Running Up That Hill".

Lagu tersebut memang menjadi kunci terhadap alur cerita dari apa yang dialami Max, puncaknya berada dalam episode ke-4.

Efek Stranger Things mengakibatkan "Running Up That Hill" kembali hinggap di puncak tangga lagu Amerika dan Inggris.

Secara keseluruhan, Stranger Things Season 4 menghadirkan atmosfir yang lebih kuat, dalam, serta kelam.

Stranger Things Season 4 unggul dalam narasi dan alur cerita, performa akting, setting latar dan efek praktis, serta tema lagu.

Saat ini memang langka menghadirkan film atau serial yang mampu menciptakan hal orisinal dan ikonik.

Stranger Things adalah contoh nyata, bagaimana serial tersebut bebas dari racun woke culture, karena fokus kepada cerita dan karakter menarik.

Demikian review Stranger Things Season 4, contoh terbaik serial ikonik di tengah gempuran woke culture.

Score: 4 / 4 stars

Stranger Things Season 4 | 2022 | Serial, Fiksi Ilmiah, Misteri, Horor, Petualangan, Remaja | Pemain: Winona Ryder, David Harbour, Millie Bobby Brown, Finn Wolfhard, Gaten Matarazzo, Caleb McLaughlin, Noah Schnapp, Sadie Sink, Natalia Dyer, Charlie Heaton, Cara Buono, Matthew Modine, Joe Keery, Maya Hawke, Brett Gelman, Priah Ferguson, Matthew Modine, Paul Reiser | Penulis: The Duffer Brothers | Musik: Michael Stein, Kyle Dixon | Distributor: Netflix | Negara: Amerika Serikat | Total Episode: 9 | Durasi: 42-142 menit

Comments