Children of the Corn (1984): Horor Anak-anak Ladang Jagung dari Stephen King

children of the corn horor anak ladang jagung-stephen-king
New World Pictures

He Who Walks Behind the Rows

Sinema horor review Children of the Corn, kisah teror anak-anak ladang jagung adaptasi Stephen King.

Sebentar lagi adaptasi ketiga horor Children of the Corn melalui perusahaan produksi independen, akan tayang di bioskop.

Tema tentang kekuatan jahat di ladang jagung yang memanfaatkan anak-anak, menjadikan Children of the Corn sebagai horor ikonik.

Baca juga: 10 Film Adaptasi Stephen King Terfavorit

Sejak peluncuran perdana di tahun 1984, Children of the Corn telah diadaptasi sebanyak tiga kali. 

Adaptasi kedua Children of the Corn dirilis pada tahun 2009 lalu untuk konsumsi televisi.

Sedangkan delapan film sekuel dari adaptasi pertama, memiliki masing-masing kisah tersendiri.

Sulit rasanya di jaman modern ini melakukan adaptasi ulang sejumlah karya Stephen King secara berkualitas.

Mungkin hanya film It (2017) yang mampu melebih ekspektasi dan mengecap sukses besar.

review children of the corn stephen king
New World Pictures

Children of the Corn orisinal atau adaptasi pertama ini menjadi karya kultus klasik.

Children of the Corn mengisahkan seorang bocah bernama Job (Robby Kriger) di kota kecil Gatlin.

Ia menjadi saksi hidup bagaimana kelompok anak dan remaja yang dipimpin Isaac (John Franklin) melakukan pembantaian sadis.

Semua orang dewasa dan lanjut usia dihabisi kelompok Isaac dengan bantuan Malachai (Courtney Gains).

Tersisa di kota itu hanya anak-anak dan remaja, termasuk Job dan adiknya, Sarah (Annie Marie McEvoy).

Peter (Burt Stanton) dan Vicky (Linda Hamilton) adalah sepasang kekasih yang sedang melintasi Gatlin.

Tak sengaja mereka menabrak seorang anak yang sekarat hingga tewas.

Merasa bertanggung jawab, Peter dan Vicky membawa jenazah anak tersebut hendak menuju kota terdekat.

Alih-alih mereka hendak mengarah kepada kota Hemingford, malah mobil mereka menyasar mendekati Gatlin.

sinopsis children of the corn
New World Pictures

Dikelilingi ladang jagung yang luas, Peter dan Vicky memasuki Gatlin yang kini menjadi kota mati.

Mereka mencurigai gerak-gerik anak-anak dan remaja yang sedang mengintai, hingga akhirnya bertemu dengan Sarah.

Saat Vicky bersama Sarah berada di sebuah rumah, Burt kembali menuju pusat kota untuk mencari tahu keberadaan warga.

Isaac mengetahui kedatangan Pete dan Vicky melalui sebuah visi yang ia klaim dari kekuatan besar yang dipanggil "Lord".

Kelompok Isaac pun menyiapkan kejutan khusus bagi mereka berdua.

Burt bertemu dengan Job yang mendesaknya kembali menuju rumah bersama dengan Sarah.

Sebagai cerita pendek Stephen King, Children of the Corn begitu kental dengan nuansa horor berkenaan dengan ladang jagung. 

Adegan pembuka cerita saja sudah sangat mengejutkan melalui pembantaian sadis di sebuah kedai.

Sangat mengerikan, karena narasi Children of the Corn memanfaatkan anak-anak dan remaja sebagai mesin pembunuh orang dewasa.

alur cerita children of the corn horor ladang jagung
New World Pictures

Biasanya horor di ladang jagung identik dengan scarcrow, namun premis Children of the Corn sarat akan misteri.

Sang figur antagonis, Isaac sungguh terasa menyeramkan, terlebih dalam adegan awal melalui mimik wajahnya.

Isaac merupakan karakter horor konik, terutama saat mengenakan topi seperti yang dikenakan Kaum Amish.

Faktanya, aktor John Franklin yang memerankan Isaac telah berusia 25 tahun saat itu, ia pengidap kelainan pertumbuhan hormon.

Maka tak heran ukuran tubuhnya seperti anak bocah berusia sekira sepuluh tahun.

Sedangkan figur paling menyebalkan tentu saja Malachai yang memiliki jiwa pemberontak dan peringai brutal.

Malachai merupakan pimpinan eksekutor di lapangan, menjadi komando pembunuhan massal di Gatlin.

Sepasang kekasih Burt dan Vicky menjadi figur protagonis dewasa, namun dirasa kurang mengikat.

Meski demikian, performa Linda Hamilton sebagai Vicky sebelum The Terminator (1984) cukup menarik.

Sesungguhnya, dua figur Job dan Sarah menjadi kunci dalam alur cerita Children of the Corn.

Sarah memiliki bakat dalam melihat visi di masa depan yang diputar-balikan menjadi sebuah ramalan oleh Isaac.

Sedangkan Job adalah saksi hidup kejahatan yang dilakukan Isaac termasuk membunuh kedua orangtuanya.

ulasan film children of the corn stephen king
New World Pictures

Children of the Corn memang memiliki alur sederhana, namun cukup efektif dalam menyajikan horor mengerikan.

Beberapa adegan cukup sadis dalam Children of the Corn lekat dengan sub genre slasher.

Parang dan celurit sebagai untuk mengolah panen jagung, digunakan sebagai senjata pembunuh.

Buruknya efek spesial terhadap kekuatan gelap misterius, menjadi kelemahan film ini.

Namun penyelesaian akhir cerita masih menimbulkan banyak pertanyaan yang belum tuntas dan kurang jelas.

Tema musik Children of the Corn di sisi lain, menegaskan bahwa adaptasi film ini sangat kental akan nuansa horor tradisional.

Serius, mendebarkan, suspens, serta didukung dengan kesunyian ladang jagung, Children of the Corn menjadi horor pantas.

Mau horor dengan atmosfir kuat serta esn=ensial? Tonton Children of the Corn adaptasi pertama ini.

Demikian sinema horor review Children of the Corn, kisah horor anak-anak ladang jagung adaptasi Stephen King.

"Outlandeeer!

Score: 3 / 4 stars

Children of the Corn | 1984 | Horor | Pemain: Peter Horton, Linda Hamilton, John Franklin, Courtney Gains, Robby Kiger, Anne Marie McEvoy, Julie Maddalena, R. G. Armstrong | Sutradara: Fritz Kiersch | Produser: Donald P. Borchers, Terence Kirby | Penulis: Berdasarkan cerita pendek Children of the Corn karya Stephen King. Naskah: George Goldsmith | Musik: Jonathan Elias | Sinematografi: João Fernandes | Distributor: New World Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 92 menit

Comments