Heat (1995): Drama Dua Sudut Pandang Polisi dan Perampok Bank
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Sinema crime thriller review Heat tentang drama dua sudut pandang diantara polisi dengan perampok bank.
Drama dua sudut pandang diantara polisi dengan perampok bank karya Michael Mann yaitu film Heat rilisan tahun 1995.
Film Heat tentang dua sudut pandang polisi versus perampok bank ini dipenuhi banyak bintang, selain peran utama dari Al Pacino dan Robert De Niro.
Keduanya pertama kali bertemu tapi tidak pernah dalam satu adegan yaitu dalam The Godfather Part II (1974), serta nantinya kembali beradu akting dalam Righteous Kill (2008) dan The Irishman (2019).
Heat merupakan pengembangan karya Michael Mann, berupa format film televisi setelah gagal jadi proyek pilot serial, yaitu L.A. Takedown (1989).
Film ini dinobatkan sebagai salah satu film crime thriller terbaik dan berpengaruh sepanjang masa, selain tentunya mendapatkan apresiasi tinggi dan keuntungan finansial.
Heat 2 merupakan adaptasi dari novel karya Michael Mann sebagai prekuel sekaligus sekuel dan kini sedang dalam masa produksi, melibatkan Adam Driver dan Leonardo DiCaprio.
Heat mengisahkan sekelompok perampok bank pimpinan Neil McCauley (Robert De Niro) bersama rekanan Chris (Val Kilmer), Michael (Tom Sizemore), serta rekrutan Gilbert (Danny Trejo) dan Waingro (Kevin Gage).
Aksi perampokan mobil bank seharusnya berjalan mulus, hingga Waingro hilang kontrol dan menewaskan seorang kru, berujung kematian semua kru mobil bank tersebut.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Amarah McCauley yang akan mengeksekusi mati Waingro gagal keesokan harinya, sehingga Waingro melarikan diri dalam keadaan dendam.
Seorang agen perantara kelompok McCauley adalah Nate (Jon Voight) mendapatkan proyek selanjutnya dari seorang eksekutif pencuci uang yaitu Van Sant (William Fichtner) yang kemudian menjebak McCauley.
Menyadari situasi di lapangan, kelompok McCauley mampu membalikan keadaan sehingga membuat Van Sant balas dendam, lalu datanglah Waingro untuk mengadu domba keduanya.
Penyelidikan perampokan mobil bank sedang ditangani Letnan Polisi Vincent Hanna (Al Pacino) dan rekan satu tim di lapangan, mulai melacak identitas Michael hingga mengarah kepada McCauley.
Vincent sendiri juga menghadapi kehidupan rumah tangga yang bergejolak dari waktu ke waktu, sementara McCauley yang mengisolasi diri mulai menjalin hubungan serius dengan seorang wanita.
Selama hampir tiga jam lama nya, film Heat merupakan salah satu mahakarya Michael Mann, jadi dengan mudah jadi salah satu film action crime thriller terbaik sepanjang masa.
Fokus cerita film Heat terletak pada dua karakter figur berlawanan, yaitu sang perampok bank dengan sang penegak hukum dalam hal ini polisi, masing-masing diperankan Robert De Niro dan Al Pacino.
Alur cerita film Heat seimbang terhadap dua sudut pandang figur McCauley sang perampok bank dan Hanna sang polisi, lengkap dengan segala kerumitan dan konflik internal, sebelum mereka akhirnya bertemu dan tetap saling berlawanan satu sama lain.
Nah, itulah menariknya narasi hebat film Heat yang terasa lebih realistis melalui drama komplit kehidupan kriminal
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Masalah yang dihadapi kedua figur utama ini sama rumitnya, terutama McCauley yang digambarkan dari sisi profesionalisme pekerjaan maupun sisi pergumulan batin manusiawi.
McCauley perwakilan pihak antagonis dengan segala tindakan nya terhadap pengkhianatan dari Waingro dan Van Sant, tapi kemudian menemukan cinta nya setelah bertemu Eady (Amy Brenneman).
Hanna adalah seorang polisi senior ditengah investigasi nya terhadap kasus McCauley, menghadapi keretakan rumah tangga untuk kesekian kali.
Ia memperistrikan janda bernama Justine (Diane Venora) yang memiliki putri remaja Lauren (Natalie Portman) yang depresi karena kecewa terhadap sang ayah kandung.
Dalam perkembangan cerita, hubungan Hanna dengan Justine pun malah memburuk karena pekerjaan polisi yang tak kenal waktu.
Begitu pula sahabat sekaligus rekan dalam kelompok McCauley, yaitu Chris yang sedang mengalami krisis rumah tangga dengan sang istri, Charlene (Ashley Judd).
Berbagai problematika diatas menunjukkan kerumitan narasi cerita yang diatur dalam alur solid, disertai dialog dan adegan mengagumkan tipikal neo-noir ala Michael Mann.
Meski secara visual, elemen neo-noir film Heat ini tidak semegah dan secantik dalam karya Michael Mann lainnya, seperti serial Miami Vice, film Thief (1981), Manhunter (1986), ataupun Collateral (2004).
Beberapa adegan terbaik selain dalam pembuka cerita, tentu saja ada dua, yaitu baku tembak perampokan bank terakhir, serta pengejaran di area runway bandara.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Adegan perampokan mobil bank menginspirasikan film The Dark Knight (2008), adegan bauk tembak perampokan terakhir sungguh terasa atmosfir melalui sound tembakan yang menggelegar.
Sedangkan adegan pengejaran di area runway bandara, mengingatkan saya akan film Bullitt (1968).
Selain performa duo Al Pacino dan Robert De Niro, ada karisma Val Kilmer meski bukan sebagai bintang utama, juga Tom Sizemore serta Natalie Portman.
Yang mencuri perhatian adalah Kevin Gage sebagai Waingro, awalnya sebagai pendukung yang tidak signifikan, ternyata sedikit mengambil alih peran menarik.
Film Heat sungguh merupakan salah satu mahakarya Michael Mann, terbaik sebagai action crime thriller dramatis sepanjang masa.
Melalui dua sudut pandang kontras tapi memiliki persamaan sisi manusiawi, film ini pantas dan jadi rekomendasi tontonan serupa.
Demikian sinema crime thriller review Heat tentang drama dua sudut pandang diantara polisi dengan perampok bank.
Score: 4 / 4 stars
Heat | 1995 | Crime, Thriller, Drama, Aksi Laga | Pemain: Al Pacino, Robert De Niro, Val Kilmer, Tom Sizemore, Diane Venora, Amy Brenneman, Ashley Judd, Mykelti Williamson, Wes Studi, Ted Levine, Jon Voight, Natalie Portman, William Fichtner, Kevin Gage, Danny Trejo, Tom Noonan | Sutradara: Michael Mann | Produser: Michael Mann, Art Linson | Penulis: Michael Mann, berdasarkan pengembangan film televisi L.A. Takedown karya sendiri | Musik: Elliot Goldenthal | Sinematografi: Dante Spinotti | Penyunting: Dov Hoenig, Pasquale Buba, William Goldenberg, Tom Rolf | Distributor: Warner Bros Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 171 menit




Comments
Post a Comment