10 Sineas Populer Melalui Debut Film Horor

Dunia Sinema 10 Sineas Debut FIlm Horor

Jika beberapa nama populer seperti Alfred Hitchcock, George A. Romero, Wes Craven, John Carpenter, David Cronenberg, James Wan, Eli Roth hingga Ari Aster begitu familiar dengan berbagai film horornya, maka lain halnya dengan 10 sineas populer di bawah ini, yang memulai debut dalam film utuhnya (full length feature film) melalui genre horor.

Mereka ini yang karirnya melambung tinggi, berkat kesuksesan film blocbuster garapannya diterima secara luas melalui jalur mainstream, dengan bujet besar yang didanai studio raksasa, meski dalam perjalanan karirnya, beberapa dari mereka terkadang kembali menangani genre horor. Penasaran? Berikut adalah nama-namanya :



10. James Gunn

Dunia Sinema Jamas Gunn
CNN Indonesia
Kesuksesan dua film Guardians of the Galaxy sebagai salah satu bagian dari MCU, ditambah proyek berikutnya untuk seri ke-3, serta film versi terbaru The Suicide Squad, merupakan bukti kepiawaian Gunn menangani genre superhero yang begitu hype. Namun awal penyutradaraannya dimulai saat ia menangani film science fiction body horror, berjudul Slither (2006), dan bahkan sepuluh tahun sebelumnya, debut penulisannya untuk film parodi Tromeo and Juliet yang menampilkan disturbing graphic violence.

 

9. Zack Snyder
Dunia Sinema Zack Snyder
Beritagar
Namanya identik dengan film-film DC era 2010’an, film superhero noir yakni Watchmen (2009), serta adaptasi komik lainnya, yakni 300 (2006) ataupun film action fantasy berjudul Sucker Punch (2011). Gaya penyutradaraan Snyder memang cocok dengan karakter dan adegan berbasis komik atau mungkin animasi, sehingga dalam debutnya melalui sebuah reboot berjudul Dawn of the Dead (2004) dari film klasik karya George A. Romero tersebut, cenderung mengarah pada sub genre action horror. Bersama dengan penulis naskah James Gunn, film tersebut merupakan ‘revolusi’ terhadap gerakan zombie yang lincah.

 

8. Guillermo Del Toro
Dunia Sinema Guillermo Del Toro
Indiewire
Sineas kelahiran Meksiko tersebut dikenal melalui beberapa film superhero seperti Blade II (2002), dua film Hellboy, juga film science fiction yakni Pacific Rim (2013) dan fantasi suram berjudul Pan’s Labyrinth (2006). Hingga puncak prestasinya ditorehkan melalui film The Shape of Water (2017), yang diganjar Oscar sebagai film terbaik. Namun tahukah anda, karirnya dimulai dengan film horor produksi Meksiko yang mengisahkan vampir, berjudul Cronos (1993)?

 

7. Peter Jackson
Dunia Sinema Peter Jackson
Independent
Trilogi The Lord of the Rings yang fenomenal tersebut, serta spin-off-nya yakni The Hobbit, belum lagi film Kong-Kong (2005), District 9 (2009) hingga kolaborasi penyutradaraan dengan Steven Spielberg dalam The Adventures of Tintin : The Secret of the Unicorn (2011), melambungkan nama Peter Jackson sebagai salah satu sineas top Hollywood yang dikenal melalui sinematografi menakjubkan. Namun debut karirnya melalui Bad Taste (1987), sebuah horor science fiction yang mengeksploitasi sub genre splatter, sangatlah kontras dan tak disangka. Usaha sineas asal New Zealand untuk menarik atensi publik tersebut, kemudian dilanjutkan dengan genre sejenis, namun bertemakan zombie dalam horor slapstick berjudul Braindead (1992).

 

6. Sam Raimi
Dunia Sinema Sam Raimi
Variety
Awal kebangkitan film ber-genre superhero, salah satunya ditandai dengan trilogi Spider-Man yang mengangkat nama Sam Raimi ke dalam jalur mainstream yang sukses besar. Jauh sebelum produksi serial Ash vs Evil Dead di tahun 2015, tiga puluh empat tahun sebelumnya, bersama dengan Bruce Campbell dan Robert Tapert, membuat sebuah film horor kecil berjudul The Evil Dead yang berstatus cult saat itu, sehingga dibuatkan dua sekuelnya. Status cult lainnya juga diperoleh melalui film yang diproduksi studio besar, seperti Darkman (1990) dan film western berjudul The Quick and the Dead (1995).

 

5. James Cameron
Dunia Sinema James Cameron
Fortune
Kesukesan dua film Terminator, lalu Aliens (1986), The Abyss (1988) hingga True Lies (1994) merupakan garansi seorang James Cameron dalam menggarap film-film berbujet besar melalui genre fiksi ilmiah maupun action dan petualangan. Hingga pada puncak karirnya, yakni drama epik Titanic (1997) yang menggondol 11 piala Oscar dan menjadi film terlaris sepanjang masa kala itu. Dalam kurun waktu dua belas tahun, filmnya yang lain berjudul Avatar (2009), yang giliran menduduki puncak selama hampir sepuluh tahun, sebelum akhirnya digeser oleh Avengers : Endgame (2019). Elemen science fiction thriller dalam The Terminator (1984) dan science fiction action horror dalam Aliens (1986), rupanya terbawa saat ia memulai debutnya melalui film Piranha II : The Spawning (1978).

 

4. David Lynch
Dunia Sinema David Lynch
Variety
Film epic science fiction adaptasi dari novel terkenal, yakni Dune (1984) merupakan salah satu garapannya yang boleh dibilang malah memiliki gaya yang tidak biasa bagi seorang David Lynch, yang artinya cukup normal dan dapat dinikmati bagi audiens umum. Lynch basanya menggarap berbagai film ambigu dan tidak bisa dinikmati oleh semua orang, artinya sulit dipahami oleh sudut pandang awam, seperti drama Blue Velvet (1986), film lepas dan serial Twin Peaks ataupun Mulholland Drive (2001). Dalam debutnya yakni Eraserhead (1977), berupa experimental body horror, mempertegas sekaligus memperkenalkan bahwa Lynch adalah seorang sineas yang memiliki gaya khas penyutradaraan berbeda.

 

3. Oliver Stone
Dunia Sinema Oliver Stone
Indiewire
Nama Oliver Stone kerap kali dihubungkan melalui beberapa film bertemakan perang yang sesungguhnya adalah anti-perang. Sebagai seorang veteran Perang Vietnam, namanya populer berkat film Platoon (1986) yang dilanjutkan dengan Born of the Fourth of July (1988) dan Heaven & Earth (1993). Ia juga merambah kepada genre crime dalam Natural Born Killers (1994), genre politik dalam satir kapitalisme seperti Wall Street (1987), politik dalam isu konspirasi seperti JFK (1991), World Trade Center (2006) dan Snowden (2016), drama tokoh sejarah seperti Nixon (1995), Alexander (2004) hingga W. (2008). Namun tahukah anda, bahwa debut pertamanya adalah sebuah film horor berjudul Seizure (1974) yang dilanjutkan dengan The Hand (1981)?

 

2. Steven Spielberg
Dunia Sinema Steven Spielberg
Hollywood Reporter
Sebagai salah satu sineas terpopuler, Spielberg umumnya menyisipkan nilai humanisme di setiap film garapannya, termasuk debut science fiction-nya berjudul Close Encounters of the Third Kind (1977). Berbagai judul populer seperti E.T. (1982), empat film Indiana Jones, Jurassic Park (1993), Schindler’s List (1993), Saving Private Ryan (1998), The Terminal (2004), Lincoln (2012), Ready Player One (2018) dan masih banyak lagi, tentu banyak diingat oleh orang. Anda salah jika menyebut film Jaws (1975) adalah debut horornya, karena film Duel (1971) merupakan debut resmi pertamanya. Meski saya pribadi beranggapan film Duel cenderung mengarah pada suspense thriller, namun banyak pihak yang melabelinya dengan genre horor, karena elemen misterius dari sang karakter antagonis.

 

1. Francis Ford Coppola
Dunia Sinema Francis Ford Coppola
Variety
Film The Godfather (1972) dan sekuelnya di tahun 1974, merupakan salah satu yang terbaik sepanjang masa, sekaligus melambungkan nama Coppola dalam awal-awal karirnya. Kemudian, ia merambah ke film Perang Vietnam berjudul Apocalypse Now (1979), thriller berjudul The Conversation (1974), crime drama berjudul The Cotton Club (1984), hingga drama remaja generasi brat pack di tahun 1983 yakni The Outsiders dan Rumble Fish. Sedangkan di tahun 1992, ia kembali ke horor klasik melalui film Bram Stoker’s Dracula. Meski awalnya di tahun 1962 ia menggarap film softcore berjudul Tonight for Sure dan memodifikasi film Jerman menjadi film berjudul The Bellboy and the Playgirls, namun film horor Dementia 13 (1963) adalah debut resminya.

Comments