The Outsiders (1983): Balada Kelompok Remaja yang Terasingkan
![]() |
| Warner Bros Pictures |
"Stay gold, Ponyboy, Stay gold."
Sinema drama remaja review The Outsiders tentang balada kelompok remaja yang terasingkan.
The Outsiders adalah film drama yang mengangkat balada kehidupan kelompok remaja yang terasingkan dalam lingkungan sosial.
Atas inisiasi Jo Ellen Misakian dan para murid sekolah dasar di California, sineas Francis Ford Coppola tergugah untuk membut film The Outsiders ini.
The Outsiders merupakan film perdana Francis Ford Coppola dalam menyutradarai film remaja yang kemudian diikuti Rumble Fish pada tahun yang sama.
The Outsiders sekaligus sebagai kendaraan dan pembuka jalan untuk para aktor baru yang kemudian disebut "Brat Pack" dan menjadi bintang besar Hollywood.
Peran Utama film ini yaitu C. Thomas Howell, didukung Patrick Swayze, Ralph Macchio, Matt Dillon, Rob Lowe, Emilio Eztevez, Diane Lane, serta sang mega bintang saat ini yaitu Tom Cruise.
The Outsiders diadaptasi dari novel berjudul sama karya S.E. Hinton, disambut baik kritikus, serta pendapatan finansial yang baik.
The Outsiders mengisahkan pada tahun 1965 di Kota Tulsa, Oklahoma, tentang perseteruan dua kelompok remaja berdasarkan status sosial ekonomi.
Kelompok Socs merupakan kumpulan remaja kaya yang terpandang dalam lingkungan sekolah, sedangkan kelompok Greasers adalah kebalikan hal tersebut.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
The Outsiders mengambil sudut pandang kelompok Greasers yang berada di wilayah utara.
Adalah Ponyboy Curtis (C. Thomas Howell), seorang anak bungsu dari tiga bersaudara, yaitu Darry (Patrick Swayze) dan Sodapop (Rob Lowe).
Mereka ditinggal mati kedua orang tua akibat kecelakaan mobil, sehingga Darry sebagai anak tertua berperan sebagai sosok ayah.
Ponyboy yang masih duduk di bangku sekolah, akrab dengan Johnny (Ralph Macchio) yang hidup tertekan dan berasal dari keluarga berantakan.
Sahabat Ponnyboy dan Johnny juga ada Dallas (Matt Dillon), yang pernah dipenjara dn terkenal nakal.
Darry dan Sodapop bekerja di pom bensin bersama dengan Steve (Tom Cruise) dan Two-Bit (Emilio Estevez).
Suatu malam, Ponnyboy, Johnny, dan Dallas pergi menonton film drive-in alias layer tancap.
Tepat di depan mereka ada Cherry (Diane Lane) bersama seorang teman sedang menonton, lalu Dallas merayu Cherry namun gagal.
Dari insiden tersebut, Ponnyboy dan Cherry terlibat percakapan dan tampak mereka saling menyukai.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Dallas seketika pergi entah kemana, sepulang nonton saat Ponnyboy dan Johnny bersama Cherry dan teman nya itu, seketika muncul pemimpin Socs yaitu Bob (Leif Garrett).
Hubungan Bob dengan Cherry sedang renggang sebagi sepsang kekasih, membuat Bob cemburu dan ingin menghajar Ponnyboy, namun dicegat oleh Two-Bit yang mengancam dengan pisau.
Ponnyboy tertidur hingga larut malam setelah ia mengobrol dengan Johnny di sebuah taman, sehingga saat pulang ke rumah dimarahi Darry yang cemas terhadap dirinya.
Ia lalu melarikan diri kembali mendatangi Johnny, namun kelompok Socs mengintai mereka dan terjadi perkelahian.
Peristiwa tersebut mengakibatkan insiden tragis, memicu kepada sebuah acara perkelahian akbar diantara kedua kelompok tersebut untuk mengakhiri perselisihan.
Sebagai film tentang balada remaja yang terasingkan, The Outsiders dirasa sungguh mewakili hal tersebut melalui setting waktu era tertentu.
Premis The Outsiders memiliki dasar kuat berdasarkan sumber narasi novel karya Susan Eloise Hinton tersebut dari sudut pandang satu karakter figur utamanya yaitu Ponyboy Curtis.
Kebetulan Ponyboy eksis dalam lingkungan kelompok Greasers, namun sepertinya ia cenderung pasifis dan enggan ribut dengan kelompok Socs.
Tidak seperti kebanyakan remaja Greaser lainnya, figur Ponyboy digambarkan sebagai seseorang yang terobsesi dengan buku novel dan film.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Salah satu contoh yaitu dalam adegan saat membacakan novel favoritnya, Gone with the Wind kepada Johnny, serta adegan menonton di drive-in.
Ia memiliki potensi untuk mencapai prestasi di sekolah, meski kenyataan nya sulit mendapatkan nilai baik pelajaran, mungkin terlena dengan novel dan film.
Perlu diketahui bahwa anak muda dalam lingkungan Greaser sepertinya bukan tipikal ambisius dan serius dengan akademi, kontras dengan kelompok Socs yang mendapatkan keistimewaan status social dan ekonomi.
Benang merah narasi The Outsiders ini tentu saja pertemuan Ponyboy dengan Cherry yang mampu meruntuhkan dinding pemisah melalui percikan asmara diantara keduanya.
Sedangkan perkelahian terbesar diantara dua kelompok terebut menjadi puncak klimaks cerita yang mengakhiri konflik untuk selamanya, meski realita belum tentu terwujud di masa depan.
Kembali kepada figure Ponyboy yang cukup rumit, bagaimana ia juga sering berselisih paham dengan kakak tertuanya, Dary dan ia lebih dekat dengan kakak kedua yaitu Sodapop.
Sedangkan Sodapop sendiri serba salah karena seringkali menengahi pertengkaran ntara Darry dengan Ponyboy.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Puncak momen tersebut akhirnya terjadi dalam dialog yang dilontarkan Sodapop, membuat saya terharu dan memang adegan tersebut sangat menyentuh.
Selain figur Ponyboy, ada pula figur Johnny sebagai peran kedua terbesar berkenaan dengan isu kecenderungan untuk bunuh diri karena putus harapan.
Sepertinya Johnny kehilangan sang ayah, sedangkan sang ibu mabuk mabukan dan tidak peduli terhadapnya. Hal tersebut terungkap dalam adegan di rumah sakit.
Setelah peristiwa penyelamatan dari insiden kebakaran, maka titik balik Johnny justru berada dalam level ekstrim.
Di satu sisi ia dianggap sebagai pahlawan karena menyelamatkan sejumlah anak, namun di sisi lain ia mengalami luka berat.
Luka fisik yang timbul, menambahkan luka batin yang ia alami sejak lama, meski kerap didukung oleh Ponyboy dan Dallas yang setia menemani di rumah sakit.
Meskipun ia seorang "badboy", Dallas memiliki loyalitas dan setia kawan sejati, terbukti melalui adegan emosional di rumah sakit setelah perkelahian akbar.
Film The Outsiders merupakan balada remaja yang terkesan ringan dalam babak pertama dan kedua, lalu perlahan berubah dramatis dan kelam pada babak ketiga.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Tragedi perjalanan mereka digambarkan sebagai antitesis dalam perjuangan menuju masa depan, berdasarkan latar belakang dan perundungan.
Kelompok Socs pun pada akhirnya bukan kelompok atau sekumpulan antagonis dalam cerita The Outsiders ini, melalui sebuah dialog antara Randy (Darren Dalton) dengan Ponyboy.
Mereka terpisahkan secara lingkungan sosial, sehingga pandangan subjektif berperan dalam cerita ini.
Performa C. Thomas Howell sebagai Ponyboy Curtis memang jadi bintang utama The Outsiders, namun justru performa terbaik yaitu Ralph Macchio sebagai Johnny Cade.
Dalam usia belia saat itu, peran Ralph Macchio terasa lebih intens dan mampu menyeimbangi alur sudut pandang cerita lawan mainnya, Ponyboy Curtis.
Baca juga: The Karate Kid (1984): Karate Amerika dan Cobra Kai
Selnjutnya peran Matt Dillon sebagai Dallas yang menyita perhatian, selain performa Patrick Swayze yang lumayan membantu sebagai figur tertua Darry mungkin dengan usia sepadan dengan Dallas.
Peran Rob Lowe sebagai Sodapop mencuri perhatian meski tidak besar, sedangkan gaya akting Emilio Estevez bakal terulang dalam dua film Young Guns, namun untuk Tom Cruise terkesan sebagai penggembira saja.
Diane Lane yang berperan sebagai Cherry tentu menarik perhatian saat dirinya sedang naik daun sebagai aktris remaja laris.
Baca juga: A Little Romance (1979): Petualangan Romansa Belia
Kedalaman cerita film The Outsiders ini diperkuat dengan desain produksi dengan latar dan kultur era 1960'an di kota kecil.
![]() |
| Warner Bros Pictures |
Adegan paling favorit justru bukan menjelang kelompok Greasers berangkat menuju perkelahian akbar, tapi sat Ponyboy dan Johnny sedang memandang keindahan lingkungan dengan latar belakang sunset.
Selain juga montase dalam kredit pembuka melalui toe warna senada dengan snset, adegan penutup sangat impresif saat Ponyboy berada di dalam kamarnya.
Film The Outsiders juga dijejali soundtrack sejumlah lagu terutama dari Elvis Presley, serta yang paling memorable yaitu lagu "Stay Gold" yang dibawakan Stevie Wonder pada awal dan akhir kredit.
Semua ini terwujud berkat salah satu arahan terbaik dari Francis Ford Coppola untuk semua elemen yang dieksekusi dengan sangat baik.
The Outsiders merupakan salah satu film drama remaja terbaik sepanjang masa dan memiliki makna dalam, sekaligus penanda awal karir para bintang Hollywood.
Film ini wajib kamu tonton terutama penggemar drama remaja.
Itulah sinema drama remaja review The Outsiders tentang balada kelompok remaja yang terasingkan.
Score: 4 / 4 stars
The Outsiders | 1983 | Drama, Remaja | Pemain: C. Thomas Howell, Matt Dillon, Ralph Macchio, Patrick Swayze, Rob Lowe, Diane Lane, Emilio Estevez, Tom Cruise, Leif Garrett | Sutradara: Francis Ford Coppola | Produser: Gray Frederickson, Fred Roos | Penulis: Berdasarkan novel The Outsiders karya S.E. Hinton. Naskah: Kathleen Rowell | Musik: Carmine Coppola | Sinematografi: Stephen H. Burum | Penyunting: Anne Goursaud | Distributor: Warner Bros Pictures | Negara: Amerika Serikat | Durasi: 91 menit







Comments
Post a Comment